Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » 7 Cara Mengatur Strategi Keuangan untuk Bisnis Pemula

7 Cara Mengatur Strategi Keuangan untuk Bisnis Pemula

Miftahul Huda by Miftahul Huda
23/06/2025
in Keuangan
Reading Time: 3 mins read
A A
perencanaan keuangan menurut ahli.

perencanaan keuangan menurut ahli.

Share on FacebookShare on Twitter

Memulai bisnis itu nggak cuma soal punya produk yang keren atau layanan yang oke. Percaya deh, salah satu hal yang paling sering bikin bisnis pemula bubar jalan bukan karena idenya jelek, tapi karena strategi keuangannya nggak beres. Yap, masalah duit memang sensitif, tapi juga sangat krusial!

Nah, kalau kamu baru aja merintis usaha, entah itu kuliner, fashion, jasa digital, atau bahkan bisnis rumahan, penting banget buat punya strategi keuangan yang rapi. Bukan asal catat-catat, tapi benar-benar ngerti ke mana aliran uangmu pergi dan gimana cara ngatur biar tetap sehat.

Yuk, kita kupas bareng-bareng 7 cara mengatur strategi keuangan buat kamu yang baru mulai bisnis.

1. Pisahkan Dompet Pribadi dan Dompet Bisnis

strategi keuangan
strategi keuangan

Coba jujur, kamu masih suka ngambil uang kas bisnis buat jajan atau kebutuhan pribadi lain? Atau malah modal usaha campur sama uang THR? Wah, ini bahaya banget!

Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis adalah langkah pertama dan paling penting. Tanpa ini, kamu nggak bakal tahu mana keuntungan nyata dan mana yang cuma ilusi.

Kamu bisa mulai dengan buka rekening baru atas nama usahamu. Semua pemasukan dan pengeluaran bisnis masuk situ. Jadi kalau nanti mau bikin laporan atau ngajuin pinjaman, data kamu udah siap!

2. Bikin Anggaran yang Masuk Akal

anggaran keuangan
anggaran keuangan

Namanya juga baru mulai, pasti pengennya langsung cuan. Tapi, budgeting itu bukan buat mimpi, melainkan ngatur realita. Bikin rencana anggaran bulanan yang mencakup biaya produksi, operasional, promosi, sampai dana cadangan.

Pakai Excel pun boleh, asal rajin update dan disiplin. Tapi kalau mau lebih kekinian, coba deh aplikasi kayak Moota, BukuKas, atau Jurnal.id.

3. Kelola Arus Kas Secara Ketat

buku kas keuangan
buku kas keuangan

Cash flow alias arus kas adalah urat nadi bisnis. Banyak yang kelihatan laris, tapi ternyata bangkrut karena uang masuknya telat atau malah nggak pernah masuk.

Kuncinya? Jangan cuma ngelihat omset, tapi perhatikan juga waktu masuk dan keluar uang. Hindari terlalu banyak piutang (utang dari pelanggan), dan usahakan pembayaran dilakukan sebagian di muka.

ADVERTISEMENT

Contohnya, kamu jualan kue dan menerima pesanan pre-order, minta DP 50% dulu. Jangan semuanya dibayar belakangan, apalagi kalau kamu butuh belanja bahan duluan.

4. Siapkan Dana Darurat Bisnis

Pernah ngalamin penjualan sepi tiba-tiba? Atau supplier nunggak barang dan bikin operasional mandek? Itulah gunanya dana darurat bisnis.

Idealnya, kamu punya cadangan untuk menutup minimal 3 bulan biaya operasional. Jadi kalau terjadi apa-apa, bisnis masih bisa jalan tanpa harus panik cari pinjaman atau tarik uang pribadi.

5. Catat Semua Transaksi

Jajan parkir Rp5.000 dari uang kas bisnis? Tetap harus dicatat! Makan siang bareng klien? Juga harus masuk pembukuan. Ingat, disiplin dalam pencatatan keuangan akan bantu kamu tahu kondisi real bisnis.

ADVERTISEMENT

Gunakan sistem pembukuan sederhana atau aplikasi seperti BukuWarung dan Lummo untuk tracking pengeluaran dan pemasukan harian.

6. Hindari Utang Konsumtif

Nggak semua utang itu buruk, kok. Tapi kamu harus bisa bedain: utang buat beli motor pribadi jelas beda sama utang buat beli mesin produksi.

Kalau memang butuh modal tambahan, cari pinjaman yang memberikan dampak langsung pada peningkatan omzet, seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari bank Himbara. Bunganya rendah dan lebih terkontrol.

Ingat, utang yang sehat itu kalau cicilannya nggak bikin kamu megap-megap tiap bulan dan bisa dibayar dari hasil usaha, bukan dari gali lubang tutup lubang.

7. Buat Proyeksi dan Evaluasi Keuangan

Terakhir, jangan cuma fokus hari ini. Bisnismu butuh peta keuangan jangka panjang. Mulailah bikin proyeksi keuangan 6 bulan hingga 2 tahun ke depan. Targetkan berapa omset, margin keuntungan, hingga kapan kamu bisa balik modal.

Setiap akhir bulan, luangkan waktu 1-2 jam untuk evaluasi: mana pos yang boros, apa yang bisa ditingkatkan, dan apa strategi bulan berikutnya.

Nah, itu dia 7 langkah penting buat ngatur strategi keuangan bisnis pemula. Ingat ya, keuangan itu bukan cuma soal menghitung profit, tapi juga soal gimana caranya bertahan dan tumbuh.

Nggak ada bisnis yang langsung gede. Tapi bisnis yang dikelola dengan rapi, terutama dari sisi keuangan, punya peluang jauh lebih besar buat sukses dalam jangka panjang. Jadi mulai sekarang, yuk disiplin urus keuangan bisnis kamu sendiri!

Add as a preferred source on Google
Tags: bisnispemulastrategi keuangan
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Kekurangan Deposito yang Wajib Diketahui Sebelum Investasi

Next Post

10 Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Hemat dan Terencana

Miftahul Huda

Miftahul Huda

Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.

Artikel Terkait

Cara menggunakan DANA Bisnis.
Keuangan

Cara Menggunakan DANA Bisnis untuk Terima Pembayaran Online

30/10/2025
cara menabung 3 tahun dapat Rp100 juta
Keuangan

Cara Menabung 3 Tahun Dapat Rp100 Juta

31/10/2025
Pengertian bisnis Franchise.
Keuangan

CUAN! 8 Peluang Bisnis Musiman Akhir Tahun 2025

30/10/2025
Cara mengatur keuangan pribadi perintis dan pewaris.
Keuangan

10 Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Hemat dan Terencana

23/06/2025
Seorang wanita baju kuning sedang khawatir terkait utangnya
Keuangan

7 Cara Keluar dari Jeratan Utang Berdasarkan Pengalaman

29/10/2025
Pengertian bisnis Franchise.
Investasi

7 Rahasia Bisnis Franchise yang Nggak Pernah Diajarkan

30/10/2025
Pengertian bisnis Franchise.
Keuangan

Apa Itu Bisnis Franchise? Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

30/10/2025
Cara menghemat gaji 2 juta agar tidak habis di tengah bulan.
Keuangan

5 Cara Menghemat Gaji 2 Juta Biar Nggak Habis di Tengah Bulan

30/10/2025
Inilah tips berhemat bagi ibu rumah tangga.
Keuangan

5 Cara Menerapkan Hidup Hemat untuk Ibu Rumah Tangga

30/10/2025
Next Post
Cara mengatur keuangan pribadi perintis dan pewaris.

10 Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Hemat dan Terencana

Deposito vs Giro

Perbedaan Deposito dan Giro: Bunga, Fungsi & Cara Kerja

Trending🔥

  • Seorang laki-laki sedang mempersiapkan surat resign

    Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Template Keuangan Excel Pribadi Gratis Download Gratis

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
ADVERTISEMENT
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer Situs deposito.co.id
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© Deposito.co.id – Operated by AWBS Network.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito

© 2026 Deposito.co.id.