Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » 8 Ciri-ciri Deposito Berjangka yang Wajib Diketahui Sebelum Berinvestasi

8 Ciri-ciri Deposito Berjangka yang Wajib Diketahui Sebelum Berinvestasi

Miftahul Huda by Miftahul Huda
18/06/2025
in Deposito
Reading Time: 3 mins read
A A
Cakupan keuangan daerah

Cakupan keuangan daerah

Share on FacebookShare on Twitter

Sedang mencari instrumen investasi yang aman, rendah risiko, dan menawarkan imbal hasil lebih tinggi daripada tabungan biasa? Jika iya, deposito berjangka bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, sebelum memutuskan untuk menempatkan dana di produk ini, penting untuk memahami karakteristik utamanya.

Terdapat delapan ciri khas deposito berjangka, mulai dari tenor, suku bunga, hingga perlindungan dari LPS yang cocok untuk kebutuhan finansialmu. Simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Deposito Berjangka?

Deposito berjangka adalah salah satu produk simpanan di bank yang memiliki jangka waktu tertentu (tenor) dan memberikan suku bunga tetap yang umumnya lebih tinggi dari tabungan biasa.

Dalam praktiknya, dana yang disimpan di deposito akan ditahan bank selama jangka waktu tertentu. Selama periode ini, nasabah tidak bisa menarik dana secara fleksibel, namun akan memperoleh imbal hasil tetap di akhir periode.

Perbedaan utama dengan tabungan biasa adalah fleksibilitas. Tabungan bisa ditarik kapan saja, sementara deposito hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Namun, sebagai gantinya, deposito menawarkan bunga yang lebih kompetitif.

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Utama Deposito Berjangka

Ciri-ciri deposito Berjangka
Ciri-ciri deposito Berjangka

1. Memiliki Jangka Waktu (Tenor)

Setiap deposito memiliki jangka waktu yang sudah ditentukan di awal. Umumnya, tenor yang ditawarkan bank di Indonesia berkisar antara 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan. Selama periode tersebut, dana tidak bisa ditarik tanpa konsekuensi.

Tenor ini juga menentukan besaran suku bunga yang akan Anda terima. Biasanya, semakin panjang tenornya, semakin tinggi suku bunga yang ditawarkan.

2. Suku Bunga Lebih Tinggi

Keunggulan utama deposito adalah tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Tidak hanya itu, suku bunganya bersifat tetap (fixed) artinya, besarnya tidak akan berubah sepanjang masa tenor. Ini memberikan kepastian imbal hasil, sangat cocok bagi Anda yang tidak ingin terpapar fluktuasi pasar.

3. Pencairan Dana Terikat oleh Waktu

Dana hanya dapat dicairkan saat jatuh tempo. Artinya, jika Anda membuka deposito 6 bulan, maka baru bisa diambil setelah 6 bulan berjalan. Ciri ini menjadikan deposito sebagai alat bantu untuk disiplin menabung, terutama untuk tujuan keuangan tertentu dalam jangka pendek hingga menengah.

4. Adanya Biaya Penalti untuk Penarikan Sebelum Jatuh Tempo

Jika nasabah mencairkan dana sebelum jatuh tempo (disebut break deposito), bank biasanya akan mengenakan penalti. Bentuknya bisa berupa:

ADVERTISEMENT
  • Kehilangan seluruh bunga yang seharusnya didapat
  • Pemotongan sebagian bunga
  • Atau biaya administrasi tambahan

Kebijakan ini bervariasi antar bank, jadi penting untuk membaca syarat dan ketentuan sebelum membuka deposito.

5. Terdapat Setoran Minimum

Untuk membuka deposito, Anda perlu menyetorkan dana dalam jumlah minimum yang ditentukan bank. Besarannya bervariasi, namun umumnya berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 10 juta. Ada pula produk deposito online yang memungkinkan setoran minimum lebih rendah, tergantung bank penyedianya.

6. Dijamin LPS

Deposito adalah produk simpanan yang dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), asalkan memenuhi syarat yang berlaku:

  • Jumlah simpanan maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank
  • Suku bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS (per Juni 2025, sekitar 4,25% untuk bank umum)
  • Tidak terlibat dalam tindak pidana seperti pencucian uang

Hal ini memberikan lapisan keamanan tambahan bagi nasabah, menjadikan deposito sebagai pilihan investasi yang sangat rendah risiko.

7. Bunga Dikenakan Pajak Penghasilan (PPh)

Perlu diketahui bahwa bunga dari deposito dikenai pajak penghasilan (PPh) final sesuai Pasal 4 ayat (2). Tarifnya adalah 20% dari jumlah bruto bunga yang diterima.

Namun, jika total simpanan Anda (termasuk deposito dan tabungan) di satu bank kurang dari Rp 7,5 juta, pajak ini tidak berlaku. Pajak akan langsung dipotong oleh bank sebelum bunga ditransfer ke rekening Anda.

Deposito berjangka adalah instrumen investasi sederhana namun efektif bagi Anda yang mencari keamanan, kepastian imbal hasil, dan perlindungan dana. Delapan ciri utamanya, dari suku bunga tetap hingga jaminan LPS, menjadikannya pilihan menarik untuk tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah.

Sebelum Anda membuka deposito, bandingkan dulu penawaran suku bunga antar bank dan pastikan Anda memahami syarat serta ketentuannya. Jika perlu, konsultasikan dengan perencana keuangan agar keputusan Anda benar-benar sesuai kebutuhan dan rencana finansial pribadi.

Add as a preferred source on Google
Tags: deposito berjangka
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Menghitung Keuntungan Bunga Deposito Jenius

Next Post

Butuh Dana Darurat? Ini Waktu Lamanya Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo

Miftahul Huda

Miftahul Huda

Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.

Artikel Terkait

Suku Bunga Bank CIMB Niaga
Deposito

Update Terbaru Suku Bunga Deposito CIMB July 2025

30/10/2025
apa itu maxi saver di aplikasi Jenius?
Deposito

Cara Menghitung Keuntungan Bunga Deposito Jenius

10/10/2025
penalti cairkan deposito
Deposito

Penalti Cairkan Deposito Lebih Awal: Biaya 0,5-3% yang Jarang Diketahui

29/10/2025
Kantor Bank BCA
Deposito

Perbandingan Deposito Berjangka BCA, Mandiri, BRI, CIMB, dan Permata

31/10/2025
Jenis-jenis deposito
Deposito

Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

31/10/2025
Bunga Deposito
Deposito

Deposito Rp 200 Juta Dapat Bunga Berapa? Cek Simulasinya

30/10/2025
Bunga Deposito 100 Juta
Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito 100 Juta

30/10/2025
Bunga deposito 20 juta.
Deposito

Cara Hitung Bunga Deposito 20 Juta, Begini Rumusnya

30/10/2025
Inilah pengertian lengkap dari Deposito wadiah
Deposito

Pengertian Deposito Wadiah Beserta Keuntungannya

17/06/2025
Next Post
Pencairan deposito butuh berapa lama? Ini jawabannya.

Butuh Dana Darurat? Ini Waktu Lamanya Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo

pengertian bilyet deposito

Bilyet Deposito Hilang? Ini Risiko dan Cara Mengatasinya

Trending🔥

  • Seorang laki-laki sedang mempersiapkan surat resign

    Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Template Keuangan Excel Pribadi Gratis Download Gratis

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
ADVERTISEMENT
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer Situs deposito.co.id
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© Deposito.co.id – Operated by AWBS Network.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito

© 2026 Deposito.co.id.