Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » Sertifikat Deposito vs Bilyet Deposito: Bentuk Simpanan yang Bisa Diperjualbelikan

Sertifikat Deposito vs Bilyet Deposito: Bentuk Simpanan yang Bisa Diperjualbelikan

Iqbal Fajri by Iqbal Fajri
21/10/2026
in Deposito
Reading Time: 5 mins read
A A
Sertifikat Deposito vs Bilyet

Sumber Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

Kebanyakan orang menyangka semua deposito itu sama—simpan uang, dapat bunga, tunggu jatuh tempo.

Padahal tidak.

Ada jenis deposito yang bisa dijual-beli seperti saham di pasar uang, dan ada yang tidak bisa dipindahtangankan sama sekali.

Perbedaan ini fundamental dan menentukan fleksibilitas investasi Deponesia.

Mari kita bedah dua bentuk deposito yang sering disalahpahami: Sertifikat Deposito dan Bilyet Deposito.

Satu bisa diperjualbelikan bebas, satu lagi hanya bisa dicairkan oleh pemilik tercatat.

Apa Itu Bilyet Deposito?

Bilyet deposito adalah bukti kepemilikan deposito berjangka yang diterbitkan atas nama pemilik spesifik.

Karakteristiknya sangat jelas: nama pemilik tercantum eksplisit di dokumen.

Artinya hanya orang yang namanya tertera yang berhak mencairkan deposito tersebut saat jatuh tempo.

Tidak bisa dipindahtangankan atau dijual ke orang lain—sifatnya personal dan tertutup.

ADVERTISEMENT

Bunga dibayar saat jatuh tempo atau bisa ditransfer berkala ke rekening tabungan.

Bilyet deposito juga bisa diperpanjang secara otomatis melalui fitur Automatic Roll Over (ARO) tanpa harus datang ke bank.

Fungsi utamanya sebagai bukti kepemilikan legal yang memberikan kepastian hukum bagi nasabah bahwa dana mereka aman dan tidak bisa diambil sembarangan orang.

Inilah pilihan paling umum untuk nasabah ritel di Indonesia.

Baca Juga: Sertifikat Deposito untuk Pemula: Investasi Aman Mulai Rp 1 Juta

Apa Itu Sertifikat Deposito?

Sertifikat deposito adalah deposito berjangka yang diterbitkan atas unjuk atau tanpa mencantumkan nama pemilik.

Ini perbedaan mendasar yang mengubah segalanya.

Karena tidak ada nama, siapa saja yang memegang sertifikat fisik tersebut dianggap sebagai pemilik sah dan berhak mencairkannya.

Konsekuensinya: Sertifikat deposito dapat diperjualbelikan secara bebas di pasar uang sebelum jatuh tempo.

Baca Juga:  Sertifikat Deposito untuk Pemula: Investasi Mulai Rp 1 Juta

Karakteristik unik lainnya adalah bunga dibayar dimuka (sistem diskonto) saat pembukaan deposito, bukan menunggu jatuh tempo.

Artinya investor langsung dapat bunga yang bisa diinvestasikan kembali ke instrumen lain.

ADVERTISEMENT

Minimal nominal penerbitan Sertifikat Deposito Berjangka (SDB) biasanya sangat besar—mulai dari Rp 10 miliar—sehingga targetnya bukan nasabah ritel melainkan institusi dan korporat.

Status hukumnya jelas: Sertifikat deposito adalah instrumen pasar uang yang diatur oleh Peraturan Bank Indonesia No. 19/2017 tentang Penerbitan dan Transaksi Sertifikat Deposito Bank Indonesia.

5 Perbedaan Krusial

Aspek Bilyet Deposito Sertifikat Deposito
Kepemilikan Atas nama (tercantum nama pemilik) Atas unjuk (tanpa nama)
Dipindahtangankan Tidak bisa dijual/dialihkan Bisa dijual bebas di pasar
Pembayaran Bunga Saat jatuh tempo atau berkala Dibayar dimuka (diskonto)
Perpanjangan ARO otomatis tersedia Harus prosedur khusus
Keamanan Sangat aman (linked to identity) Rentan jika hilang/dicuri

Dari sisi likuiditas, sertifikat deposito jauh lebih fleksibel karena bisa dijual di pasar sekunder tanpa penalti pencairan dini.

Investor yang butuh dana mendesak tinggal jual sertifikat ke pihak lain dengan harga pasar—tidak perlu tunggu jatuh tempo.

Target pengguna jelas berbeda: Bilyet untuk nasabah ritel dengan dana Rp 10 juta hingga ratusan juta, sementara sertifikat untuk institusi dengan dana miliaran rupiah.

Dari sisi fleksibilitas, bunga dimuka pada sertifikat deposito bisa langsung diinvestasikan ulang untuk compounding effect yang lebih cepat.

Tapi ada trade-off: Risiko keamanan sertifikat jauh lebih tinggi karena siapa saja yang memegang dokumen fisik bisa mencairkan—sangat rentan pencurian atau kehilangan.

Keunggulan & Risiko Sertifikat Deposito

Keunggulan sertifikat deposito sangat menarik untuk investor sophisticated:

Dapat dijual kapan saja di pasar uang tanpa harus tunggu jatuh tempo—likuiditas maksimal.

Baca Juga:  Bank dengan Bunga Deposito Tertinggi, Berikut Daftarnya

Bisa dijadikan hadiah atau hibah tanpa ribet administrasi perpindahan nama karena memang tidak ada nama.

Cocok dijadikan agunan atau jaminan pinjaman di bank dengan proses lebih sederhana.

Bunga dimuka memungkinkan reinvestasi segera untuk optimalisasi return.

Tetap dijamin LPS hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank, sama seperti bilyet deposito.

Namun risikonya tidak bisa diabaikan:

Sangat rentan dicuri atau hilang—jika dokumen fisik hilang, siapa pun yang menemukannya bisa cairkan tanpa verifikasi identitas.

Harga jual di pasar sekunder bisa fluktuatif tergantung kondisi pasar uang dan suku bunga saat itu.

Tidak ada fitur perpanjangan otomatis seperti ARO pada bilyet deposito—harus manual urus setiap jatuh tempo.

Wajib simpan di safe deposit box atau tempat super aman karena kehilangan = kehilangan uang.

Baca Juga: Bilyet Deposito Adalah: Fungsi, Jenis-jenis, dan Keuntungan

Kapan Memilih yang Mana?

Pilih Sertifikat Deposito jika Deponesia:

  • Investor institusi atau korporat dengan dana besar
  • Butuh likuiditas tinggi dan fleksibilitas jual kapan saja
  • Memiliki dana minimal Rp 10 miliar
  • Ingin instrumen tradeable yang bisa diperjualbelikan
  • Punya sistem keamanan memadai untuk simpan dokumen

Pilih Bilyet Deposito jika Deponesia:

  • Nasabah ritel individu dengan dana Rp 10 juta – ratusan juta
  • Prioritas utama adalah keamanan maksimal
  • Investasi jangka panjang tanpa butuh likuiditas segera
  • Investor pemula yang belum familiar pasar uang
  • Ingin kemudahan perpanjangan otomatis (ARO)

Secara praktis, 95% nasabah ritel akan lebih cocok dengan bilyet deposito karena aman, simpel, dan tidak ada risiko kehilangan dokumen yang fatal.

Waspadai Modus Penipuan

Karena sertifikat deposito tanpa nama, ini menjadi celah modus penipuan.

Sertifikat palsu dengan iming-iming bunga fantastis sering beredar—begitu disetor uang, dokumen ternyata bodong.

Baca Juga:  Bilyet Deposito Adalah: Fungsi, Jenis-jenis, dan Keuntungan

Bilyet palsu juga ada, biasanya mengatasnamakan bank fiktif atau lembaga tidak berizin.

Tips menghindari penipuan:

  • Pastikan lembaga penerbit terdaftar dan diawasi OJK
  • Terima bilyet atau sertifikat langsung dari kantor bank, jangan via perantara
  • Cek keaslian dokumen dengan fitur keamanan (watermark, hologram)
  • Jangan percaya bunga di atas 10% per tahun—tidak wajar dan mencurigakan
  • Verifikasi ke bank bersangkutan sebelum setor dana

Kesimpulan

Sertifikat deposito dan bilyet deposito berbeda secara fundamental dalam hal kepemilikan, likuiditas, dan keamanan.

Sertifikat adalah instrumen investasi tradeable untuk institusi besar yang butuh fleksibilitas tinggi.

Bilyet adalah bukti kepemilikan aman untuk nasabah ritel yang prioritaskan keamanan.

Pilih sesuai kebutuhan likuiditas, jumlah dana, dan profil risiko Deponesia.

Yang terpenting: Pastikan deposito dijamin LPS dan lembaga penerbitnya diawasi OJK—jangan tergiur bunga tinggi dari sumber tidak jelas.

Investasi aman dimulai dari memahami produk dengan benar.

Baca Juga: Pengertian Bilyet Deposito Lengkap dan Resikonya Jika Hilang

Sumber:

  • https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/moneter/operasi-moneter/Contents/Default.aspx
  • https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/Pages/Deposito.aspx
  • https://www.lps.go.id/program-penjaminan
Add as a preferred source on Google
Tags: bilyet depositosertifikat deposito
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penalti Cairkan Deposito Lebih Awal: Biaya 0,5-3% yang Jarang Diketahui

Next Post

Cara Batalkan ARO Deposito Sebelum Jatuh Tempo

Iqbal Fajri

Iqbal Fajri

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.

Artikel Terkait

Pengertian deposito
Deposito

Bunga Deposito Tertinggi 2025 Bank Apa? Ini Daftar Resminya per Juni

21/10/2026
Bunga Deposito 40 Miliar
Deposito

Cara Menghitung Bunga Bersih per Bulan Deposito 2 Miliar

21/10/2026
Deposito BRI Rp 100 Juta per Bulan
Deposito

Segini Potensi Cuan Investasi Deposito di BRImo

20/06/2025
gambar seseorang dengan 2 siluet gedung
Deposito

Suku Bunga BCA vs Bank Mega: Deposito Mana Lebih Untung?

21/10/2026
investasi rate di laptop
Deposito

Deposito Koperasi vs Bank: Mengapa Pajak Bunganya Hanya 10% dan Apakah Lebih Aman?

29/10/2025
Bunga Deposito BNI Rp20 Juta
Deposito

Simulasi Bunga Deposito Rp 30 Juta di BRI, BNI dan Mandiri

21/10/2026
Tangan memegang ponsel yang menampilkan aplikasi keuangan
Deposito

Cara Buka Deposito Online 2026: BCA, BRI, Mandiri, BNI

20/10/2026
Daftar keuntungan deposito di BCA
Deposito

Cuan Banget! Segini Bunga Deposito 1 Bulan di BCA

21/10/2026
Rumus menghitung bunga deposito
Deposito

Besaran Bunga Deposito Rp 50 Juta Tahun 2025

21/10/2026
Next Post
Sepasang suami istri sedang melakukan deposito

Cara Batalkan ARO Deposito Sebelum Jatuh Tempo

hasil bunga deposito dan pinjaman di bank

Mengapa Selisih Bunga Deposito dan Pinjaman Bank Bisa Mencapai 10%?

Please login to join discussion

Trending🔥

  • Buku Cek BCA 1

    Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Uang Misterius Masuk Rekening? Begini Cara Melihat Pengirimnya

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
ADVERTISEMENT
Deposito.co.id

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.

Tautan

  • Bunga Deposito Hari Ini: Bunga per Tenor di 12 Bank Besar
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.