Kalau transaksi rekening kamu cukup aktif, rekening giro bisa jadi pilihan yang lebih praktis. Apalagi kalau kamu perlu fasilitas seperti cek, bilyet giro, atau akses transaksi dalam beberapa mata uang.
Rekening Giro BCA memang ditujukan untuk kebutuhan transaksi yang aktif. Produk ini tersedia untuk nasabah perorangan maupun badan, dengan pilihan mata uang dan fasilitas yang cukup lengkap.
Nah, sebelum buka rekening, ada beberapa hal yang perlu kamu cek, mulai dari setoran awal, saldo minimum, biaya bulanan, sampai dokumennya.
Apa Itu Rekening Giro BCA dan Cocok untuk Siapa?

Giro BCA adalah produk simpanan yang dibuat untuk menunjang transaksi finansial yang aktif. Nasabah bisa melakukan transaksi melalui cabang maupun berbagai channel yang tersedia.
Produk ini juga menyediakan fasilitas seperti cek, Bilyet Giro (BG), Surat Instruksi, dan kartu ATM untuk nasabah perorangan.
Rekening ini bisa dibuka oleh nasabah perorangan, badan, maupun perseroan perorangan sesuai persyaratan BCA. Untuk nasabah perorangan, pembukaan tersedia bagi WNI maupun WNA yang sudah berusia 18 tahun.
Berapa Setoran Awal dan Saldo Minimum Giro BCA?
Untuk Giro BCA Rupiah, minimal penempatan awal dan saldo minimumnya sama-sama Rp1.000.000. Sementara itu, rekening valas punya ketentuan berbeda sesuai mata uangnya.
Misalnya, Giro USD membutuhkan penempatan awal USD1.000 dengan saldo minimum USD500.
BCA juga menyebutkan bahwa Giro BCA tidak memiliki saldo ditahan. Nasabah bisa memperoleh jasa giro sesuai ketentuan yang berlaku.
Berapa Biaya Rekening Giro BCA Terbaru?

Untuk Giro BCA Rupiah, biaya administrasinya mulai dari Rp30.000 per bulan. Nominalnya Rp30.000 untuk rekening tanpa kartu atau dengan Paspor Blue, Rp35.000 dengan Paspor Gold, dan Rp40.000 dengan Paspor Platinum. Ada juga penalti Rp25.000 jika saldo rata-rata bulanan tidak mencapai saldo minimum.
Selain biaya bulanan, ada beberapa biaya transaksi lain yang perlu diperhatikan. Misalnya, biaya transfer antarbank berada di kisaran Rp2.500 sampai Rp20.000, sedangkan biaya kiriman uang antarbank berkisar Rp2.500 sampai Rp30.000, tergantung jenis transaksi dan kanal yang digunakan.
Kalau membutuhkan kartu, biaya pembuatan atau penggantiannya sebesar Rp20.000. Buku cek/BG berisi 25 lembar juga bisa dipesan di cabang pembukaan rekening dengan biaya Rp275.000, termasuk bea meterai.
Kalau kamu ingin tahu lebih jauh soal penggunaan cek, kamu juga bisa cek cara membuat dan mengajukan buku cek BCA beserta biayanya.
Catatan: biaya dan ketentuan dapat berubah. Angka di atas mengacu pada informasi BCA yang berlaku per 8 Mei 2026, jadi tetap cek pembaruan sebelum mengajukan pembukaan rekening
Apa Saja Mata Uang dan Fasilitas Giro BCA?
Giro BCA tersedia dalam 13 mata uang. Pilihannya meliputi Rupiah, USD, SGD, HKD, AUD, JPY, GBP, EUR, CNH, MYR, THB, KRW, dan AED.
Untuk transaksi, nasabah bisa menggunakan cek, BG, Surat Instruksi, dan kartu ATM untuk rekening perorangan.
Kalau kamu masih bingung soal penggunaan BG, kamu bisa melihat cara mengisi dan mencairkan Bilyet Giro BCA secara lebih lengkap. Giro Rupiah juga memiliki fasilitas Auto Transfer untuk memindahkan dana secara otomatis ke rekening giro.
Selain itu, nasabah juga dapat menggunakan fasilitas seperti myBCA, m-BCA, KBI, KBB, MBB, dan aplikasi haloBCA. Untuk Giro Valas, tersedia Letter of Authorization (LoA) sebagai salah satu sarana transaksi.
Apa Syarat dan Dokumen Membuka Giro BCA?

Syarat dasarnya adalah mengisi dan menyetujui formulir pembukaan rekening serta menyiapkan dokumen yang diminta BCA.
Untuk perorangan, dokumen yang disiapkan mencakup kartu identitas dan NPWP. WNA juga perlu menyiapkan KITAS/KITAP serta dokumen lain sesuai ketentuan.
Untuk nasabah badan hukum seperti PT dan CV, dokumen yang dibutuhkan lebih banyak. Di antaranya identitas dan NPWP pengurus, NPWP badan, akta pendirian, anggaran dasar, akta susunan pengurus, NIB, serta dokumen perizinan lainnya sesuai kondisi usaha.
Bagaimana Cara Membuka Rekening Giro BCA?
Prosesnya dimulai dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening dan menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan. Untuk nasabah badan, pembukaan bisa dikuasakan kepada pihak yang berwenang dengan surat kuasa, sesuai ketentuan BCA.
Setelah dokumen diserahkan, BCA akan melakukan proses sesuai persyaratan yang berlaku. Karena dokumen tiap jenis nasabah bisa berbeda, sebaiknya cek ketentuan terbaru di kanal resmi BCA sebelum datang ke cabang. BCA juga menyediakan Halo BCA di 1500888 untuk pertanyaan dan pengaduan.
Giro BCA vs Tabungan Bisnis, Mana yang Lebih Cocok?

Kalau kebutuhan kamu lebih banyak transaksi aktif dan membutuhkan cek atau BG, giro lebih relevan. Giro juga cocok kalau kamu perlu mengelola transaksi dalam beberapa mata uang.
Sementara itu, tabungan bisnis lebih cocok untuk kebutuhan transaksi dan penyimpanan dana yang lebih sederhana. Jadi, jangan cuma melihat biaya administrasinya. Pertimbangkan juga jenis transaksi, frekuensi penggunaan, fasilitas yang dibutuhkan, dan saldo minimum yang sanggup kamu pertahankan.
Kalau kebutuhan utama kamu adalah transaksi aktif, Giro BCA punya fasilitas yang cukup lengkap. Namun, pastikan kamu sudah menghitung biaya bulanan dan memenuhi saldo minimum agar tidak terkena penalti.
Kesimpulan
Giro BCA bisa menjadi pilihan buat kamu yang punya kebutuhan transaksi cukup aktif. Selain tersedia dalam Rupiah dan berbagai mata uang asing, rekening ini juga dilengkapi fasilitas seperti cek, Bilyet Giro, kartu ATM, hingga akses melalui berbagai channel BCA.
Sebelum membuka rekening, jangan lupa cek setoran awal, saldo minimum, serta biaya administrasinya. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan Giro BCA dengan kebutuhan transaksi dan kemampuan dana yang kamu miliki.
Kalau kamu masih ingin membandingkan produk simpanan lain, termasuk deposito dan berbagai pilihan produknya, kamu bisa baca informasi selengkapnya di deposito.co.id.(***)
Sekali.id
Kastakilat.id









