Monit atau Monitpay adalah platform pengelolaan pengeluaran bisnis, bukan bank. Dana perusahaan disimpan di rekening giro BCA Digital dengan imbal hasil hingga sekitar 2%, dan langganannya Rp499.000 per bulan untuk paket Standard. Layanan ini ditujukan untuk badan usaha dengan banyak pengeluaran kartu (cek 28 Oktober 2026).
Platform ini makin sering dibicarakan sejak masuk daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025 dan didanai Cento Ventures. Di bawah ini kami bedah fiturnya, biaya, keamanan dana, dan hitungan kapan langganannya masuk akal, langsung dari monitpay.com.
Ringkasan Review Monit
Monit dikelola PT Monit Teknologi Indonesia yang berkantor di Pakuwon Tower, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Di situsnya, Monit menegaskan diri sebagai perusahaan teknologi, sementara rekening giro disediakan BCA Digital dan layanan pembayarannya oleh penyedia yang berizin Bank Indonesia.
Menurut saya, nilai utama Monit bukan pada yield giro, melainkan pada kontrol pengeluaran tim. Perusahaan yang setiap bulan membayar iklan digital, langganan software, dan perjalanan dinas lewat banyak karyawan akan paling merasakan manfaatnya.
Fitur Utama Monit untuk Bisnis
Semua fitur dikelola dari satu dashboard web. Ini fitur yang tercantum di monitpay.com:
- Business account: rekening giro bisnis lewat BCA Digital, bisa dipecah menjadi beberapa akun untuk tim atau proyek.
- Kartu debit bisnis: kartu virtual dan fisik Mastercard dengan limit, kunci merchant, dan OTP 3DS.
- Expense management dan reimbursement: struk dipindai, transaksi dikategorikan, dan alur persetujuan bisa diatur.
- Account payable dan invoicing: bayar tagihan vendor dan kirim invoice atau tautan pembayaran.
- QRIS pay, international payment, batch payment, dan multi-entity untuk grup usaha.
- Integrasi akuntansi dan API untuk perusahaan yang ingin menyambungkan sistemnya sendiri.
Kartu virtual bisa dibuat dalam hitungan detik, misalnya satu kartu khusus untuk Google Ads dan satu lagi untuk AWS. Bila satu kartu bocor, cukup bekukan kartu itu tanpa mengganggu pembayaran lain.
Kartu fisik, menurut halaman produknya, diantar dalam sekitar dua hari dan bisa dipakai di mana pun kartu debit diterima, termasuk merchant luar negeri. Bulan pertama ada cashback 0,5% untuk transaksi kartu.
Untuk reimbursement, karyawan cukup memotret struk lalu mengajukannya dari dashboard. Monit mengklaim pelanggannya memangkas pekerjaan admin manual hingga 20 jam per minggu dan mengurangi struk hilang 80%, angka yang tentu bergantung pada kedisiplinan tim.
Fitur multi-entity berguna bagi grup usaha. Beberapa perusahaan bisa dikelola dari satu login, dengan rekening, saldo, dan laporan yang tetap terpisah per entitas.
Rekening Giro dan Keamanan Dana
Dana di Monit tidak dipegang Monit sendiri. FAQ-nya menyebut dana disimpan di rekening giro BCA Digital, bank berizin yang diawasi OJK dan Bank Indonesia serta peserta LPS.
Imbal hasil giro hingga sekitar 2% masih di bawah tingkat bunga penjaminan bank umum 3,75% yang berlaku 1 Oktober 2026–31 Januari 2027. Artinya syarat bunga untuk penjaminan terpenuhi, berbeda dengan produk bank digital yang bunganya di atas batas.
Yang sering terlewat adalah batas nominalnya. Penjaminan berlaku maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank, dan untuk giro perusahaan, nasabahnya adalah badan usaha itu sendiri. Penjelasan lebih lengkap ada di artikel batas penjaminan giro perusahaan.
Jadi, bila perusahaanmu juga punya rekening lain di BCA Digital, kamu perlu menjumlahkan semuanya. Saldo di atas Rp2 miliar di bank yang sama tidak lagi masuk penjaminan.
Contohnya, agensi digital yang menaruh Rp2,5 miliar di Monit hanya akan mendapat penggantian LPS maksimal Rp2 miliar bila bank mitranya gagal. Sisa Rp500 juta sebaiknya dipindah ke bank lain bila ingin seluruh dana tetap berada dalam batas penjaminan.
Dari sisi data, Monit mencantumkan sertifikasi ISO 27001, PCI DSS, dan pendaftaran PSE di Komdigi. Kata sandi disimpan dengan hashing PBKDF2, dan lalu lintas data memakai TLS.
Biaya Langganan dan Transaksi
Monit memakai model langganan, berbeda dari rekening bank biasa yang gratis biaya bulanan. Ini rincian harga di halaman Pricing:
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| Paket Standard (5 pengguna) | Rp499.000 per bulan |
| Pengguna tambahan | Rp50.000 per pengguna per bulan |
| Transfer lokal | Rp2.000 per transfer |
| Transfer internasional | Mulai 0,5% + biaya tetap |
| Kartu virtual | 5 gratis, berikutnya Rp40.000 per kartu |
| Kartu fisik | 1 gratis, berikutnya Rp150.000 per kartu |
| Penggantian kartu | Rp75.000 |
| Tarik tunai ATM | Rp5.000 |
| QRIS pay | 1%, maksimal Rp2.500 per transaksi |
| Transaksi kartu ditolak | Rp6.000 |
Paket Custom tersedia untuk volume transaksi besar, dengan diskon volume dan integrasi khusus. Monit menyebut tidak ada biaya setup atau biaya tersembunyi.
Untuk pembayaran ke vendor luar negeri, Monit mengklaim biaya transfernya bisa hingga 80% lebih murah dibanding bank tradisional, dengan kurs dan biaya yang terlihat sebelum pembayaran dikonfirmasi. Klaim ini layak dicek sendiri dengan membandingkan total rupiah yang terpotong untuk nominal yang sama.
Hitungan redaksi: tim 5 orang dengan 100 transfer per bulan membayar sekitar Rp699.000. Tim 10 orang dengan 300 transfer membayar Rp1,35 juta, dan tim 20 orang dengan 600 transfer sekitar Rp2,45 juta, belum termasuk penerbitan kartu baru.
Biaya transfer Rp2.000 memang lebih murah Rp500 dari tarif Rp2.500 yang dibandingkan Monit di halamannya. Tapi selisih itu baru menutup langganan bila perusahaan melakukan sekitar seribu transfer per bulan.
Hitung Untung-Rugi Yield Giro
Tapi apakah yield 2% bisa menutup biaya langganan? Jawabannya bergantung pada saldo mengendap perusahaan.
Imbal hasil giro dikenai pajak final 20%, jadi yield bersihnya sekitar 1,6% setahun. Saldo Rp100 juta menghasilkan sekitar Rp133.000 per bulan, masih jauh di bawah Rp499.000.
Titik impasnya ada di sekitar Rp375 juta saldo rata-rata. Di atas itu, yield bersih sudah menutup langganan paket Standard, misalnya Rp1 miliar menghasilkan sekitar Rp1,33 juta bersih per bulan.
Perlu dicatat, angka 2% adalah batas atas yang ditulis Monit dengan tanda “hingga”. Untuk perbandingan, Monit menyebut giro bank konvensional umumnya memberi 1%–1,75% per tahun. Cara potong pajaknya bisa dibaca di artikel pajak bunga untuk perusahaan.
Cara Daftar Monit
Pendaftaran dilakukan online lewat web.monitpay.com, lalu tim Monit mendampingi verifikasi:
- Langkah 1: Daftar akun di situs Monit dan isi data perusahaan
- Langkah 2: Unggah akta pendirian, NIB, NPWP badan usaha, dan identitas direksi
- Langkah 3: Ikuti verifikasi sampai akun disetujui, menurut Monit kurang dari seminggu
- Langkah 4: Isi saldo dengan transfer dari rekening bank perusahaan ke nomor rekening Monit
- Langkah 5: Buat kartu virtual atau fisik dan atur limit tiap karyawan
Dokumen final bisa berbeda per perusahaan, karena Monit mengonfirmasi daftarnya saat proses onboarding. Calon pengguna juga bisa mencoba demo di demo.monitpay.com sebelum mendaftar.
Plus, Minus, dan Cocok untuk Siapa
Kelebihan yang kami catat:
- Kartu virtual tanpa batas jumlah, cocok untuk iklan digital dan langganan software.
- Limit, kunci merchant, dan pembekuan kartu bisa diatur sendiri dalam hitungan detik.
- Dana disimpan di giro BCA Digital, peserta LPS, dengan yield di bawah batas penjaminan.
- Transaksi terlihat langsung dan bisa disinkronkan ke software akuntansi.
Kekurangan yang perlu diperhitungkan:
- Langganan Rp499.000 per bulan terasa berat untuk usaha kecil dengan transaksi sedikit.
- Pengguna, kartu tambahan, dan kartu yang ditolak dikenai biaya.
- Yield hanya menutup langganan bila saldo rata-rata sekitar Rp375 juta ke atas.
- Dirancang untuk badan usaha; pendaftaran meminta akta pendirian, NIB, dan NPWP perusahaan.
Pilih Monit bila perusahaanmu punya beberapa karyawan yang rutin membelanjakan uang kantor dan tim keuangan kewalahan mengejar struk. Untuk usaha perorangan dengan satu-dua kartu, rekening giro atau tabungan bisnis biasa biasanya lebih hemat.
Contoh yang pas adalah startup dengan 10 karyawan yang membayar iklan di tiga platform dan belasan langganan SaaS. Dengan Monit, tiap pengeluaran punya kartu sendiri, limitnya jelas, dan laporan akhir bulan tidak lagi menunggu tumpukan struk.
Sebaliknya, toko daring dengan satu pemilik dan sedikit transaksi kartu akan membayar Rp499.000 per bulan untuk fitur yang jarang dipakai. Untuk kasus seperti itu, kontrol pengeluaran lewat aplikasi bank biasanya sudah cukup.
Langkah pertama yang bisa kamu lakukan hari ini: hitung total biaya iklan dan langganan software bulan lalu, lalu bandingkan dengan Rp499.000 sebelum memesan demo.
Referensi Artikel:
Sekali.id
Kastakilat.id







