Giro BCA adalah rekening simpanan yang dipakai untuk transaksi bisnis dengan warkat seperti bilyet giro dan cek. Bilyet giro BCA sendiri adalah surat perintah pemindahbukuan dari rekening penerbit ke rekening penerima, bukan alat untuk menarik uang tunai.
Instrumen ini banyak dipakai pelaku usaha karena aman, mudah dicatat, dan tanggal pencairannya bisa disepakati. Panduan ini membahas pengertian giro BCA, syarat dan biaya terbaru, cara mengisi, cara mencairkan, serta apa yang terjadi jika bilyet giro ditolak.
Apa Itu Giro BCA dan Bilyet Giro BCA?
Giro BCA adalah produk simpanan BCA yang menurut Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) BCA disesuaikan dengan kebutuhan nasabah bisnis. Pemilik rekening giro mendapat jasa giro, sedangkan warkat penarikannya berupa bilyet giro dan cek.
Bilyet giro BCA merupakan surat perintah pemindahbukuan dana dari rekening penerbit ke rekening penerima. Berbeda dengan transfer elektronik, bilyet giro memiliki tanggal efektif pencairan yang bisa diatur sesuai kesepakatan bisnis.
Fungsi utamanya adalah memberikan jaminan pembayaran di masa depan tanpa perlu menyerahkan uang di muka. Perusahaan dapat mengatur cash flow dengan lebih baik karena pencairan terjadi sesuai jadwal yang ditentukan.
Menurut Peraturan Bank Indonesia No. 18/41/PBI/2016, bilyet giro berlaku 70 hari sejak tanggal penarikan. Setelah lewat masa itu, bilyet tidak bisa diproses dan penerbit harus menerbitkan yang baru.
Bilyet Giro vs Cek: Apa Bedanya?
Keduanya sama-sama warkat dari rekening giro, tetapi cara pakainya berbeda:
| Aspek | Bilyet Giro | Cek |
|---|---|---|
| Sifat pembayaran | Pemindahbukuan ke rekening penerima | Bisa ditarik tunai atau dipindahbukukan |
| Tanggal efektif | Ada, dana baru bisa cair pada atau setelah tanggal efektif | Dibayar saat diunjukkan ke bank |
| Diuangkan di teller | Tidak | Bisa, kecuali bila digaris silang |
| Cocok untuk | Pembayaran tempo antarperusahaan | Pembayaran yang perlu dana segera atau tunai |
Perbedaan mendasar dengan cek adalah bilyet giro tidak bisa diuangkan tunai di teller. Dana hanya bisa ditransfer langsung ke rekening bank penerima, sehingga risiko penyalahgunaan lebih kecil.
Baca Juga: 12 Alasan Penolakan Bilyet Giro yang Perlu Diketahui
Syarat dan Biaya Rekening Giro BCA
Untuk rekening giro rupiah, RIPLAY BCA (berlaku per 11 November 2025) menyebut minimal penempatan awal Rp1.000.000 dan saldo minimum Rp1.000.000. Syarat dokumen selengkapnya mengikuti ketentuan di bca.co.id dan bisa berbeda antara perorangan dan badan usaha.
Untuk badan usaha, bank umumnya meminta dokumen legalitas seperti akta pendirian, NPWP, dan identitas serta spesimen tanda tangan pengurus. Karena kelengkapannya bisa berubah, konfirmasikan daftar terbarunya ke cabang BCA terdekat sebelum membuka rekening giro.
Biaya yang tercantum di RIPLAY BCA untuk rekening giro rupiah:
| Jenis biaya | Nominal (rupiah) |
|---|---|
| Biaya administrasi | Rp30.000 s.d. Rp40.000 |
| Biaya penalti | Rp25.000 |
| Biaya penutupan rekening giro | Rp25.000 |
| Tolakan cek/BG karena dana tidak cukup | Rp125.000 |
| Tolakan cek/BG karena alasan lain | Rp100.000 |
| Pembuatan atau penggantian kartu | Rp20.000 |
Biaya buku cek/BG dan tarif lain dapat berubah. Cek biaya administrasi terbaru di bca.co.id atau Halo BCA 1500888 sebelum membuka rekening.
Cara Mengisi Bilyet Giro BCA yang Benar
Penulisan tanggal efektif harus jelas dan tidak boleh mundur dari tanggal penerbitan. Nominal ditulis dalam angka dan huruf terbilang dengan jumlah yang sama persis untuk menghindari penolakan.
Data penerima harus sesuai dengan nama di rekening bank tujuan. Kesalahan penulisan bisa menyebabkan bilyet giro ditolak.
Tanda tangan penerbit wajib sesuai dengan spesimen yang terdaftar di bank. Coretan atau perubahan yang tidak diparaf berisiko membuat bilyet ditolak.
Contoh kasus: pembelian bahan baku senilai Rp 50.000.000. Tulis nominal angka “Rp 50.000.000,-” dan terbilang “Lima Puluh Juta Rupiah”, lalu cantumkan tanggal efektif sesuai kesepakatan dengan supplier.
Bagaimana Cara Menulis Cek BCA?
Pengisian cek mirip bilyet giro. Tulis nama penerima, nominal dalam angka dan huruf, tanggal penarikan, lalu tanda tangan sesuai spesimen. Isi baris nominal sampai penuh agar angka tidak bisa ditambah pihak lain. Jika cek hanya untuk pemindahbukuan, bubuhkan garis silang di sudut kiri atas.
Proses Pencairan Bilyet Giro BCA
Penerima membawa bilyet giro asli ke kantor cabang BCA pada atau setelah tanggal efektif, atau menyetorkannya lewat bank tempat ia punya rekening. Petugas memverifikasi keaslian dokumen dan data penerbit melalui sistem bank.
Lama dana masuk bergantung pada apakah bank penerbit dan penerima sama, serta jadwal kliring. Untuk sesama BCA umumnya lebih cepat dibanding antarbank. Untuk kisaran durasi antarbank dan cara membacanya, lihat pencairan giro beda bank.
Langkah detail di teller dan kanal lain ada di panduan cara mencairkan giro BCA. Setelah menyetor, Anda bisa memantau statusnya lewat panduan cara cek giro BCA sudah cair atau belum.
Jam batas (cut-off) penyetoran dan kliring ditentukan masing-masing bank dan bisa berubah. Tanyakan jam terbaru ke cabang agar bilyet tidak tertunda sampai hari kerja berikutnya.
Baca Juga: Perbedaan Deposito dan Giro: Bunga, Fungsi & Cara Kerja
Kondisi Bilyet Giro Ditolak dan Solusinya
Penyebab utama penolakan adalah saldo tidak mencukupi di rekening penerbit saat tanggal efektif. Kesalahan penulisan data penerima, tanda tangan tidak sesuai spesimen, dan bilyet giro kedaluwarsa juga sering terjadi.
Bagi penerbit, BCA mengenakan biaya tolakan Rp125.000 untuk dana tidak cukup dan Rp100.000 untuk alasan lain (RIPLAY BCA, per 11 November 2025). Penolakan berulang dapat berdampak pada status rekening dan hubungan dengan bank sesuai ketentuan yang berlaku, serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bila terbukti ada unsur kesengajaan.
Langkah penyelesaian dimulai dengan konfirmasi langsung kepada penerbit. Negosiasi penerbitan bilyet giro pengganti dengan tanggal efektif baru bisa menjadi solusi.
Jika tidak ada itikad baik, jalur somasi dan mediasi perbankan dapat ditempuh. Dokumentasi lengkap transaksi sangat penting sebagai bukti.
Keamanan Bilyet Giro BCA
Saat menerima bilyet giro, verifikasi identitas penerbit dan pastikan tanggal efektif sesuai dengan kesepakatan transaksi. Jika ragu terhadap keaslian warkat, tanyakan ke BCA lewat Halo BCA 1500888.
Simpan bilyet giro di tempat aman seperti brankas kantor. Buat pencatatan digital untuk melacak jatuh tempo agar tidak melewatkan tanggal pencairan.
Jika bilyet giro hilang atau rusak, segera laporkan ke BCA dengan membawa bukti kepemilikan. Lama proses pemblokiran dan penerbitan ulang ditentukan bank, jadi tanyakan estimasinya saat melapor.
Baca Juga: Bilyet Deposito Adalah: Fungsi, Jenis-jenis, dan Keuntungan
Kesimpulan
Bilyet giro BCA masih banyak dipakai untuk pembayaran tempo antarperusahaan. Keamanan, kemudahan pencatatan, dan fleksibilitas tanggal efektif menjadi nilai tambah utamanya.
Pahami syarat, cara pengisian yang benar, dan proses pencairan untuk menghindari penolakan. Konsultasikan kebutuhan cash management bisnis Anda dengan relationship manager BCA untuk solusi optimal.
Pastikan selalu memeriksa informasi terbaru melalui kantor cabang BCA terdekat atau layanan resmi Halo BCA 1500888.
Sumber Referensi:
https://www.bca.co.id/id/bisnis/produk/simpanan-bisnis/-/media/Files/2024/simpanan/2025/11/20251113-RIPLAY-GIRO-ID
https://www.bca.co.id/id/produk/giro
https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/PBI_184116.aspx
https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/Pages/Giro.aspx
https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/perencanaan/bilyet-giro
https://www.ocbc.id/id/article/2022/02/07/bilyet-giro-adalah
Sekali.id
Kastakilat.id











