Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » ‘Tsunami Pengangguran’ Benar-Benar Nyata di RI

‘Tsunami Pengangguran’ Benar-Benar Nyata di RI

Miftahul Huda by Miftahul Huda
09/09/2026
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
Potret pengangguran di RI
Share on FacebookShare on Twitter

Deposito.co.id – Tsunami pengangguran di Indonesia bukan lagi sekadar bayang-bayang statistik. Fenomena ini kini hadir sebagai realitas yang mengkhawatirkan. Istilah “tsunami pengangguran” tentu tidak hiperbolis jika melihat tren peningkatan jumlah pengangguran, terutama di kalangan lulusan pendidikan tinggi dan sekolah menengah atas dalam satu dekade terakhir.

Pernyataan ini diperkuat dengan adanya lautan manusia yang membludak dalam sebuah job fair yang digelar di salah satu universitas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Bahkan, beberapa pelamar dilaporkan jatuh pingsan karena membludaknya peserta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kuota lowongan kerja di job fair tersebut hanya sekitar 3.000 lowongan, namun jumlah pelamar yang datang jauh melebihi kapasitas yang tersedia.

Dominasi Pengangguran Terdidik

Melansir data statistik BPS, pengangguran dari kalangan lulusan universitas dan SMA sederajat terus mendominasi angka pengangguran nasional. Tercatat, sebanyak 787.973 lulusan perguruan tinggi menganggur pada tahun 2023, meningkat dibandingkan tahun 2022 yang berjumlah 673.485.

Sementara itu, pengangguran lulusan SMA mencapai angka mencengangkan, yakni 2.514.481 jiwa, naik dari tahun sebelumnya. Tren historis ini menunjukkan pola yang konsisten. Meskipun sempat menurun pada 2021 dan 2022, jumlah pengangguran kembali meroket pada tahun 2023.

Lonjakan tajam juga terjadi pada masa pandemi COVID-19, tepatnya pada 2020, ketika pengangguran lulusan universitas melonjak hingga hampir satu juta orang (981.203).

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar: mengapa pendidikan tinggi justru tidak menjamin karier mahasiswanya?

Ketika Gelar Tak Lagi Menjamin

Fenomena ini memperlihatkan adanya ketidaksesuaian antara output pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Banyak lulusan universitas dan SMA tidak memiliki keterampilan yang langsung aplikatif di dunia kerja, atau tidak mampu bersaing dalam sektor informal dan formal yang semakin kompetitif.

Baca Juga:  Contoh Pendahuluan Proposal Kegiatan HUT ke-80 RI
ADVERTISEMENT

Di sisi lain, transformasi digital, otomasi, dan perubahan model bisnis turut memperkecil ceruk pekerjaan konvensional. Akibatnya, pencari kerja yang belum memiliki adaptasi keterampilan seperti reskilling dan upskilling tertinggal dalam persaingan.

ADVERTISEMENT

Potret Ketenagakerjaan Indonesia

Berdasarkan data ketenagakerjaan terkini:

  • Penduduk usia kerja: 216,79 juta

  • Angkatan kerja aktif: 153,05 juta

  • Jumlah bekerja: 145,77 juta

  • Penganggur terbuka: 7,28 juta

Dari mereka yang bekerja:

  • Pekerja penuh waktu (≥35 jam/minggu): 96,48 juta

  • Pekerja paruh waktu (<35 jam, tidak cari kerja): 37,62 juta

  • Setengah pengangguran (cari pekerjaan tambahan): 11,67 juta

Ini menunjukkan bahwa pengangguran terselubung (underemployment) juga menjadi persoalan besar. Banyak individu yang secara teknis bekerja, tetapi tidak memperoleh penghasilan atau jam kerja yang layak.

Ketimpangan Gender dalam Partisipasi Kerja

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) menunjukkan ketimpangan gender yang cukup signifikan. Data Februari 2025 menunjukkan:

  • TPAK laki-laki: 84,34%

  • TPAK perempuan: 56,70%

  • Total TPAK: 70,60%

Angka ini mencerminkan adanya potensi besar dari kelompok usia produktif yang belum atau tidak bisa bekerja, terutama perempuan.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Peningkatan pengangguran terdidik bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga masalah sosial dan psikologis. Lulusan universitas yang menganggur berisiko mengalami frustrasi, depresi, hingga radikalisasi sosial. Secara ekonomi, tingginya jumlah penganggur menekan daya beli dan konsumsi rumah tangga, yang merupakan pilar penting dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Negara pun menanggung beban sosial yang besar, baik melalui program bantuan maupun tantangan dalam menyerap lulusan baru yang terus bertambah setiap tahun.

Kesimpulan

Data dan fakta menunjukkan bahwa tsunami pengangguran di Indonesia adalah fenomena nyata yang memburuk dari tahun ke tahun, terutama di kalangan terdidik. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta perlu menyusun strategi kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Menteri Purbaya Bantah Instruksi Naikkan Bunga Deposito Valas

Tanpa langkah tegas dan sistemik, tsunami pengangguran ini berpotensi menjadi penghambat utama Indonesia menuju negara maju, bahkan mengancam stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Add as a preferred source on Google
ADVERTISEMENT
Previous Post

Minimal Setoran Awal Deposito BRI

Next Post

5 Jaminan Keamanan Menaruh Uang di Deposito

Miftahul Huda

Miftahul Huda

Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.

Artikel Terkait

menteri purbaya di wawancara terkait BUMN
Berita

Respons Bank BUMN Terima Dana Rp200T dari Kemenkeu 2025

07/11/2025
Logo hut ri dari masa ke masa
Berita

Evolusi Logo HUT RI dari Masa ke Masa

30/10/2025
Daftar agenda peringatan HUT RI
Berita

Rangkaian Agenda Peringatan HUT RI Mulai 1 Agustus 2025

30/10/2025
informasi bi rate oktober 2025
Berita

BI Rate 4.75% Oktober 2025: Dampak ke Bunga Deposito

07/11/2025
Kumpulan ide lomba menyanyi tema kemerdekaan saat HUT ke-80 RI.
Berita

Ide Lomba Menyanyi Tema HUT ke-80 RI 17 Agustus 2025

30/10/2025
Program magang kemnaker November 2025
Berita

Cara Mudah Daftar Magang Kemnaker 2025 untuk Freshgraduate

14/11/2025
Menteri keuangan Purbaya Gelontorkan Dana 200T
Berita

UMKM Naik Kelas! Ini Dampak Dana Kemenkeu 200T ke UMKM

29/10/2025
Uang rupiah
Berita

Inilah Peran BI dalam Mengelola Uang Rupiah

30/10/2025
antrian KJP
Berita

Cara Ambil Antrian KJP Pasar Jaya 2025 Tanpa Antre

14/11/2025
Next Post
Simulasi deposito 500 juta di BRI, BNI dan Mandiri.

5 Jaminan Keamanan Menaruh Uang di Deposito

Cara Membuka Deposito Online

Cara Membuka Deposito Online dengan Aman dan Cepat

Trending🔥

  • Buku Cek BCA 1

    Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1389 shares
    Share 556 Tweet 347
  • Template Keuangan Excel Pribadi Gratis Download Gratis

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
ADVERTISEMENT
Deposito.co.id

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.

Tautan

  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.