Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » Menteri Purbaya Bantah Instruksi Naikkan Bunga Deposito Valas

Menteri Purbaya Bantah Instruksi Naikkan Bunga Deposito Valas

Iqbal Fajri by Iqbal Fajri
27/11/2025
in Berita
Reading Time: 5 mins read
A A
Menteri keuangan purbaya deposito Valas

Sumber Garuda TV

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas membantah telah memerintahkan bank-bank pelat merah menaikkan suku bunga deposito valuta asing (valas) dollar AS menjadi 4 persen per tahun.

Langkah kontroversial yang diambil secara serentak oleh empat bank BUMN pada akhir September 2025 ini dinilai Purbaya sebagai inisiatif sepihak tanpa koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Orang menuduh saya, ‘itu kebijakan Menteri Keuangan mendikte perbankan untuk naikin bunga deposito dolar ke 4 persen’. Tidak ada kebijakan seperti itu.

Saya tidak pernah menyuruh Danantara atau bank untuk menaikkan bunga deposito seperti itu,” tegas Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta pada Jumat (26/9/2025).

Bank BUMN Kompak Naikkan Bunga

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk secara serentak mengumumkan penyesuaian suku bunga deposito valas dolar AS dari kisaran 0,75-2,25 persen menjadi 4 persen per tahun pada 24 September 2025.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam siaran pers menyatakan penetapan suku bunga deposito valas sebesar 4 persen sejalan dengan arahan strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Sementara Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan kenaikan ini merupakan respons terhadap dinamika pasar global sekaligus strategi memperluas basis dana valas.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menambahkan, fokus perseroan adalah memberikan imbal hasil atraktif agar dana valas yang selama ini ditempatkan di luar negeri bisa terserap kembali di dalam negeri.

Kebijakan Belum Matang, Tim Presiden Masih Hitung Risiko

Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah memang tengah menyiapkan skema insentif untuk menarik dolar milik warga negara Indonesia (WNI) yang disimpan di luar negeri, khususnya Singapura.

Namun kebijakan tersebut masih dalam tahap perhitungan risiko dan belum mendapat persetujuan final.

ADVERTISEMENT

“Memang pernah ada diskusi bahwa akan ada insentif ke pemegang valas, supaya pindahin valas dari Singapura ke Indonesia.

Cuma itu masih belum selesai, masih ada risiko yang mesti dihitung,” jelas Purbaya.

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah memerintahkan tim khusus untuk menghitung risiko kebijakan ini selama dua minggu.

Hasil perhitungan tersebut baru akan dilaporkan pada Jumat (3/10/2025). Purbaya mengaku bingung dengan keputusan bank-bank BUMN yang telah mengambil langkah sebelum hasil perhitungan risiko rampung.

“Kebijakan ini belum sampai ke KSSK.

Di kantor presiden pun belum selesai analisanya. Jadi ini sebagian mungkin offside.

Saya tidak tahu dapat bocoran dari mana sehingga melakukan hal itu,” ujar Purbaya dalam media briefing, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga: Kontroversi Bunga Deposito Valas 4% Bank BUMN: Ancaman atau Peluang untuk Nasabah?

Sidak ke BNI, Pastikan Tidak “Macem-Macem”

Merespons langkah kontroversial tersebut, Purbaya bahkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor PT Bank Negara Indonesia pada Senin (29/9/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kebijakan bank tidak mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah.

“Makanya saya datang ke BNI kemarin.

Untuk make sure mereka tidak macem-macem dalam hal itu. Karena itu dipakai sebagai alasan untuk melemahkan nilai tukar terus mereka menge-judge itu gara-gara Menteri Keuangan salah.

Tidak seperti itu,” jelas mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (30/9/2025).

Purbaya menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah tetap berbasis mekanisme pasar (market based), bukan instruksi yang bersifat memaksa.

“Yang jelas kita tidak akan memberi arah kebijakan yang memaksa mereka menaikkan ke 4 persen.

Akan market based, betul-betul market based,” kata dia.

Menko Airlangga Ingatkan Stabilitas Moneter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut memberikan peringatan kepada bank-bank BUMN.

Dia meminta agar kebijakan bunga deposito valas 4 persen tidak mengganggu stabilitas moneter yang telah dijaga oleh Bank Indonesia.

Kenaikan suku bunga deposito valas dinilai dapat meningkatkan biaya dana (cost of fund) perbankan.

Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan memprediksi dampaknya pada kenaikan bunga kredit valas atau pengetatan ekspansi kredit valas oleh perbankan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit valas oleh bank umum secara nasional mencapai Rp1.186,11 triliun pada Juni 2025, tumbuh 4,18 persen secara tahunan.

Baca Juga: Dinamika Deposito Valas: Bank Himbara Tawarkan Bunga 4%, Bank Swasta Tunggu Pasar

ADVERTISEMENT

Bank Swasta Pilih Tunggu dan Lihat

Berbeda dengan bank BUMN, sejumlah bank swasta memilih sikap wait and see.

Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan menyatakan kebutuhan likuiditas valas setiap bank berbeda sehingga respons tidak selalu seragam.

“Kebutuhan likuiditas valas tiap bank pasti berbeda, tergantung dari rencana dan pipeline kredit valasnya.

Untuk CIMB Niaga, loan to deposit ratio (LDR) valas masih ample di sekitar 65-70 persen.

Kami fokus di CASA untuk menjaga agar cost of fund seefisien mungkin,” ujar Lani kepada Bisnis pada Rabu (1/10/2025).

PT Bank Central Asia Tbk juga menyatakan akan terus mencermati perkembangan pasar dan kondisi likuiditas sebelum mengambil langkah penyesuaian.

“Pada prinsipnya, BCA senantiasa mencermati perkembangan pasar, kondisi likuiditas, serta berkoordinasi dengan otoritas, pemerintah, dan regulator perbankan,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Rupiah Tertekan di Rp16.738 per Dolar AS

Kebijakan kenaikan bunga deposito valas ini muncul di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah dalam perdagangan spot pada Kamis (25/9/2025) hingga pukul 11.30 WIB tercatat Rp16.738 per dolar AS, melemah 0,31 persen dibanding penutupan sebelumnya di Rp16.685 per dolar AS.

Bila merujuk data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah telah melemah sekitar 1,52 persen dalam sepekan atau dari Rp16.430 per dolar AS pada Rabu (17/9/2025) menjadi Rp16.680 per dolar AS pada Rabu (24/9/2025).

Trioksa Siahaan menilai kenaikan suku bunga deposito valas dapat meredam volatilitas nilai tukar dalam jangka pendek dengan menyerap valas dari pasar.

Namun di sisi lain, langkah ini berpotensi meningkatkan biaya dana valas perbankan dan berdampak pada kenaikan bunga kredit valas.

Kesimpulan

Kontroversi kenaikan bunga deposito valas 4 persen mencerminkan kurangnya koordinasi antara bank BUMN dengan otoritas fiskal dan moneter.

Investor deposito valas kini mendapat opsi imbal hasil lebih tinggi, namun perlu mewaspadai risiko dampak terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan potensi kenaikan bunga kredit valas ke depan.

Kebijakan final pemerintah terkait insentif penarikan dolar WNI dari luar negeri masih ditunggu hingga awal Oktober 2025.

Sumber:

  • https://fiskal.kemenkeu.go.id/baca/2025/09/22/4551-menkeu-purbaya-ekonomi-indonesia-tetap-resilien-di-tengah-dinamika-global
  • https://news.detik.com/berita/d-8101667/profil-purbaya-yudhi-sadewa-menkeu-baru-pengganti-sri-mulyani
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Purbaya_Yudhi_Sadewa
  • https://unsia.ac.id/membedah-langkah-berani-menteri-keuangan-purbaya/
  • https://finansial.bisnis.com/read/20251001/90/1916638/bunga-deposito-valas-bakal-tembus-4-bank-swasta-cermati-strategi-himbara
  • https://www.kompas.id/artikel/sedot-dollar-as-himbara-kompak-kerek-bunga-deposito-valas/amp
  • https://money.kompas.com/read/2025/09/24/200600526/bni-naikkan-suku-bunga-deposito-dollar-as-jadi-4-persen
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20250930162720-17-671626/bunga-deposito-valas-naik-purbaya-bukan-perintah-saya-atau-presiden
  • https://nasional.kompas.com/read/2025/09/30/18190581/purbaya-bantah-minta-bank-naikkan-suku-bunga-deposito-valas-jadi-4-persen
  • https://ekonomi.republika.co.id/berita/t36v4z370/menkeu-purbaya-bantah-kebijakan-bunga-deposito-dolar-4-persen
  • https://www.tempo.co/ekonomi/tanggapan-menkeu-purbaya-soal-himbara-yang-naikkan-bunga-deposito-valas-4-persen-2074229
  • https://www.jawapos.com/ekonomi/016626741/ramai-diisukan-bunga-valas-jadi-4-persen-menteri-purbaya-mungkin-off-side-kssk-belum-pernah-membahasnya
  • https://finansial.bisnis.com/read/20250929/90/1915790/himbara-beri-bunga-deposito-valas-4-menko-airlangga-beri-tanggapan
  • https://www.neraca.co.id/article/225797/bank-himbara-kompak-naikkan-bunga-deposito-valas-atas-perintah-purbaya
  • https://finansial.bisnis.com/read/20250926/90/1915053/purbaya-deposito-valas-4-bukan-instruksi-pemerintah
  • https://finansial.bisnis.com/read/20251001/90/1916376/suku-bunga-deposito-bca-bri-mandiri-dan-bni-terbaru-oktober-2025-ada-update
Add as a preferred source on Google
Tags: bumnmenkeu purbayamenteri purbaya
ADVERTISEMENT
Previous Post

7 Cara Mengelola Cash Flow Bisnis Kecil untuk Hindari Kebangkrut

Next Post

Berapa Bunga Penjaminan Deposito 1 Tahun yang Aman? Hindari Risiko Tidak Dijamin LPS

Iqbal Fajri

Iqbal Fajri

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.

Artikel Terkait

rate naik
Berita

Kenapa Bunga Deposito Naik Padahal Suku Acuan BI Turun?

29/10/2025
polemik deposito dana kas daerah jabar
Berita

Kontroversi Rp4,1 Triliun Jabar: Kapan Dana Kas Daerah Boleh Ditempatkan di Deposito?

29/10/2025
sekelompok orang sedang melakukan demo
Berita

Dampak Demo pada Ekonomi Indonesia: Analisis & Prediksi

29/10/2025
Caption Twibbon kemerdekaan HUT ke-80 RI.
Berita

35 Caption Twibbon Kemerdekaan HUT ke-80 RI

30/10/2025
Kumpulan ide lomba foto tema kemerdekaan 17 Agustus 2025.
Berita

Ide Lomba Foto Tema Kemerdekaan pada 17 Agustus 2025

30/10/2025
Sosok menteri purbaya di dana 200T kemenkeu
Berita

Kebijakan Dana 200T Kemenkeu: Dampak ke Ekonomi Indonesia

27/11/2025
Contoh template spanduk hut ri
Berita

Download Template Spanduk 17 Agustus ke-80

30/10/2025
deposito emas seperti apa
Berita

Deposito Emas Pegadaian Tembus Rp2,4 T, Apakah Momentum?

27/11/2025
Potret pengangguran di RI
Berita

‘Tsunami Pengangguran’ Benar-Benar Nyata di RI

31/10/2025
Next Post
Sebuah ilustrasi tempat penyimpanan deposito

Berapa Bunga Penjaminan Deposito 1 Tahun yang Aman? Hindari Risiko Tidak Dijamin LPS

Cara investasi yg aman

Strategi Kombinasi Reksadana Pasar Uang dengan Instrumen Lain untuk Dana Darurat Optimal

Trending🔥

  • Buku Cek BCA 1

    Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
  • Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Template Keuangan Excel Pribadi Gratis Download Gratis

    2441 shares
    Share 976 Tweet 610
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
ADVERTISEMENT
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer Situs deposito.co.id
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© Deposito.co.id – Operated by AWBS Network.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito

© 2026 Deposito.co.id.