Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » ‘Tsunami Pengangguran’ Benar-Benar Nyata di RI

‘Tsunami Pengangguran’ Benar-Benar Nyata di RI

Miftahul Huda by Miftahul Huda
31/10/2025
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
Potret pengangguran di RI
Share on FacebookShare on Twitter

Deposito.co.id – Tsunami pengangguran di Indonesia bukan lagi sekadar bayang-bayang statistik. Fenomena ini kini hadir sebagai realitas yang mengkhawatirkan. Istilah “tsunami pengangguran” tentu tidak hiperbolis jika melihat tren peningkatan jumlah pengangguran, terutama di kalangan lulusan pendidikan tinggi dan sekolah menengah atas dalam satu dekade terakhir.

Pernyataan ini diperkuat dengan adanya lautan manusia yang membludak dalam sebuah job fair yang digelar di salah satu universitas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Bahkan, beberapa pelamar dilaporkan jatuh pingsan karena membludaknya peserta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kuota lowongan kerja di job fair tersebut hanya sekitar 3.000 lowongan, namun jumlah pelamar yang datang jauh melebihi kapasitas yang tersedia.

Dominasi Pengangguran Terdidik

Melansir data statistik BPS, pengangguran dari kalangan lulusan universitas dan SMA sederajat terus mendominasi angka pengangguran nasional. Tercatat, sebanyak 787.973 lulusan perguruan tinggi menganggur pada tahun 2023, meningkat dibandingkan tahun 2022 yang berjumlah 673.485.

Sementara itu, pengangguran lulusan SMA mencapai angka mencengangkan, yakni 2.514.481 jiwa, naik dari tahun sebelumnya. Tren historis ini menunjukkan pola yang konsisten. Meskipun sempat menurun pada 2021 dan 2022, jumlah pengangguran kembali meroket pada tahun 2023.

ADVERTISEMENT

Lonjakan tajam juga terjadi pada masa pandemi COVID-19, tepatnya pada 2020, ketika pengangguran lulusan universitas melonjak hingga hampir satu juta orang (981.203).

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar: mengapa pendidikan tinggi justru tidak menjamin karier mahasiswanya?

Baca Juga: Dampak Demo pada Ekonomi Indonesia: Analisis & Prediksi

Ketika Gelar Tak Lagi Menjamin

Fenomena ini memperlihatkan adanya ketidaksesuaian antara output pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Banyak lulusan universitas dan SMA tidak memiliki keterampilan yang langsung aplikatif di dunia kerja, atau tidak mampu bersaing dalam sektor informal dan formal yang semakin kompetitif.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, transformasi digital, otomasi, dan perubahan model bisnis turut memperkecil ceruk pekerjaan konvensional. Akibatnya, pencari kerja yang belum memiliki adaptasi keterampilan seperti reskilling dan upskilling tertinggal dalam persaingan.

Potret Ketenagakerjaan Indonesia

Berdasarkan data ketenagakerjaan terkini:

  • Penduduk usia kerja: 216,79 juta

  • Angkatan kerja aktif: 153,05 juta

  • Jumlah bekerja: 145,77 juta

  • Penganggur terbuka: 7,28 juta

Dari mereka yang bekerja:

  • Pekerja penuh waktu (≥35 jam/minggu): 96,48 juta

  • Pekerja paruh waktu (<35 jam, tidak cari kerja): 37,62 juta

  • Setengah pengangguran (cari pekerjaan tambahan): 11,67 juta

Ini menunjukkan bahwa pengangguran terselubung (underemployment) juga menjadi persoalan besar. Banyak individu yang secara teknis bekerja, tetapi tidak memperoleh penghasilan atau jam kerja yang layak.

Ketimpangan Gender dalam Partisipasi Kerja

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) menunjukkan ketimpangan gender yang cukup signifikan. Data Februari 2025 menunjukkan:

  • TPAK laki-laki: 84,34%

  • TPAK perempuan: 56,70%

  • Total TPAK: 70,60%

Angka ini mencerminkan adanya potensi besar dari kelompok usia produktif yang belum atau tidak bisa bekerja, terutama perempuan.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Peningkatan pengangguran terdidik bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga masalah sosial dan psikologis. Lulusan universitas yang menganggur berisiko mengalami frustrasi, depresi, hingga radikalisasi sosial. Secara ekonomi, tingginya jumlah penganggur menekan daya beli dan konsumsi rumah tangga, yang merupakan pilar penting dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Negara pun menanggung beban sosial yang besar, baik melalui program bantuan maupun tantangan dalam menyerap lulusan baru yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Juga: Duduk Perkara Grafik Pertumbuhan Ekonomi RI dari BPS Viral

Kesimpulan

Data dan fakta menunjukkan bahwa tsunami pengangguran di Indonesia adalah fenomena nyata yang memburuk dari tahun ke tahun, terutama di kalangan terdidik. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta perlu menyusun strategi kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan.

Tanpa langkah tegas dan sistemik, tsunami pengangguran ini berpotensi menjadi penghambat utama Indonesia menuju negara maju, bahkan mengancam stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Add as a preferred source on Google
ADVERTISEMENT
Previous Post

Minimal Setoran Awal Deposito BRI

Next Post

5 Jaminan Keamanan Menaruh Uang di Deposito

Miftahul Huda

Miftahul Huda

Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.

Artikel Terkait

Rangkaian agenda wajib saat HUT RI ke 80 tahun 2025.
Berita

Rangkaian Agenda Wajib saat HUT RI ke-80 Tahun 2025

30/10/2025
logo logo hut ri ke 80
Berita

Koleksi Gambar HUT RI ke-80 HD – Download Gratis Tanpa Watermark

30/10/2025
Ilustrasi jalan tol
Berita

Tarif Tol Diskon 20% Awal Juni 2025, Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi?

31/10/2025
Cuti Bersama 2026
Berita

Cuti Bersama 2026: Long Weekend dan Trik Maksimalkan Libur

10/11/2025
Kumpulan ide lomba foto tema kemerdekaan 17 Agustus 2025.
Berita

Ide Lomba Foto Tema Kemerdekaan pada 17 Agustus 2025

30/10/2025
pak prabowo dan logo hut ri 80
Berita

Jelang HUT RI ke-80, Ini Quotes Pembangkit Nasionalisme

30/10/2025
penarikan saldo di atm
Berita

Dinamika Deposito Valas: Bank Himbara Tawarkan Bunga 4%, Bank Swasta Tunggu Pasar

29/10/2025
rate naik
Berita

Kenapa Bunga Deposito Naik Padahal Suku Acuan BI Turun?

29/10/2025
bunga deposito bri menawarkan
Berita

BRI Tawarkan Deposito Tertinggi 3,50%, Berapa bunga BCA, Mandiri, BNI September 2025?

30/10/2025
Next Post
Simulasi deposito 500 juta di BRI, BNI dan Mandiri.

5 Jaminan Keamanan Menaruh Uang di Deposito

Cara Membuka Deposito Online

Cara Membuka Deposito Online dengan Aman dan Cepat

Trending🔥

  • Seorang laki-laki sedang mempersiapkan surat resign

    Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1361 shares
    Share 544 Tweet 340
  • Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Template Keuangan Excel Pribadi Gratis Download Gratis

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
ADVERTISEMENT
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer Situs deposito.co.id
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© Deposito.co.id – Operated by AWBS Network.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Layanan
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito

© 2026 Deposito.co.id.