Pemasok minta dibayar pakai bilyet giro, dan baru saat itu banyak pemilik usaha sadar rekening tabungannya tidak bisa menerbitkan BG. Jawabannya adalah rekening giro BCA, produk simpanan yang dirancang untuk transaksi bisnis yang sering dan bernilai besar.
Singkatnya, Giro Rupiah BCA butuh setoran awal Rp1.000.000, saldo rata-rata minimum Rp1.000.000, dan biaya admin Rp30.000–Rp40.000 per bulan. Semua angka diambil dari halaman produk Giro di bca.co.id yang kami cek pada 15 Oktober 2026, dengan tanggal pembaruan yang tertera di situs itu.
Rekening Giro BCA: Apa Bedanya dengan Tabungan
Bedanya ada pada sarana penarikan. Menurut halaman produk Giro BCA, dana di Giro Rupiah bisa ditarik dengan cek dan dipakai membayar mitra lewat bilyet giro, sedangkan tabungan seperti Tahapan tidak punya fasilitas itu.
Imbal hasil giro disebut jasa giro, bukan bunga tabungan. Biaya bulanannya juga lebih mahal. Tabel berikut membandingkan Giro Rupiah dengan Tahapan BCA berdasarkan halaman resmi kedua produk per 15 Oktober 2026.
| Aspek | Giro BCA (Rupiah) | Tahapan BCA |
|---|---|---|
| Setoran awal minimal | Rp1.000.000 | Rp500.000 |
| Saldo minimum | Rp1.000.000 (rata-rata bulanan) | Rp50.000 ditahan |
| Biaya admin per bulan | Rp30.000–Rp40.000 | Rp14.000–Rp20.000 |
| Penalti saldo kurang | Rp25.000 | Rp5.000 |
| Cek dan bilyet giro | Ada | Tidak ada |
| Pemilik rekening | Perorangan dan badan usaha | Perorangan; badan hanya yayasan |
Penjelasan umum soal cara kerja giro dibanding simpanan berjangka ada di artikel perbedaan deposito dan giro.
Siapa yang Cocok Memakai Giro
Rekening giro BCA masuk akal kalau kamu rutin membayar atau menerima pembayaran lewat cek dan BG. Contohnya distributor yang membayar pabrik dengan BG mundur, kontraktor yang menerima termin proyek, atau toko grosir yang melayani pelanggan korporat.
BCA juga menyebut Rekening Giro bisa menjadi rekening penampungan untuk merchant Debit BCA, Virtual Account, dan Kredit Modal Kerja. Jadi bagi usaha yang berencana mengajukan kredit modal kerja, giro sering menjadi rekening utama.
Sebaliknya, karyawan yang hanya menerima gaji dan berbelanja tidak butuh giro. Biaya bulanannya kira-kira dua kali lipat Tahapan, sementara fasilitas cek dan BG tidak akan terpakai.
Syarat dan Dokumen Pembukaan Rekening
Pembukaan Giro BCA dilakukan di kantor cabang. Halaman produk BCA menyebut rekening ini terbuka bagi perorangan WNI maupun WNA berusia minimal 18 tahun, nasabah badan, dan perseroan perorangan.
Semua pemohon mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening. BCA juga mengenakan bea meterai untuk dokumen tertentu saat pembukaan.
Perorangan dan Badan Usaha
Dokumen yang diminta BCA untuk nasabah perorangan, per halaman produk yang dicek 15 Oktober 2026:
- KTP elektronik untuk WNI, atau paspor untuk WNA.
- NPWP, baik untuk WNI maupun WNA.
- KITAS atau KITAP khusus WNA.
- Surat Izin Tempat Usaha (SITU) bagi WNI yang berusaha atas nama pribadi.
Untuk PT, daftarnya lebih panjang. BCA meminta identitas dan NPWP semua pengurus serta pemegang saham, NPWP badan, akta pendirian, anggaran dasar, dan akta perubahan bila ada.
PT juga perlu menyiapkan pengesahan kementerian hukum dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Yayasan, koperasi, CV, dan firma punya daftar sendiri di halaman yang sama, jadi pemilik rekening giro BCA atas nama badan sebaiknya mencocokkan jenis badannya dulu.

Nasabah badan boleh menguasakan pembukaan rekening dengan surat kuasa dari pihak berwenang. Pengecualiannya perseroan perorangan, yang menurut BCA harus dibuka langsung oleh pendirinya.
Satu catatan penting: nama yang tercantum di Daftar Hitam Nasional (DHN) tidak bisa diberi fasilitas cek dan BG. Rekeningnya mungkin tetap bisa dibuka, tetapi alasan utama memilih giro jadi hilang.
Setoran Awal dan Saldo Minimum
Berdasarkan tabel nominal penempatan BCA dengan perubahan terakhir 8 Mei 2026, Giro Rupiah butuh setoran awal minimal Rp1.000.000. Saldo minimum yang harus dijaga juga Rp1.000.000.
Yang sering terlewat, saldo minimum ini dihitung dari saldo rata-rata bulanan, bukan saldo akhir. Kalau rata-rata sebulan di bawah Rp1.000.000, BCA mengenakan penalti Rp25.000 di samping biaya admin.
Giro valas punya angka berbeda. Menurut tabel yang sama, Giro USD butuh setoran awal USD1.000 dengan saldo minimum USD500, dan total ada 13 mata uang yang tersedia.
Jasa giro baru dibayar bila saldo rata-rata mencapai batas tertentu. Simulasi resmi BCA (perubahan terakhir 3 Desember 2024) memakai tarif 0,50%. Di simulasi itu, saldo Rp1.500.000 tidak mendapat jasa giro, sedangkan saldo Rp2.500.000 mendapat Rp1.027,40 kotor sebulan.
Pengumuman BCA 8 April 2021 menyebut batas terendahnya Rp2.000.000 sejak 1 Mei 2021. Tabel batas yang lebih baru tidak ditampilkan di halaman produk per 15 Oktober 2026.
Info resmi Giro BCA (Rupiah)
| Setoran awal minimal | Rp1.000.000 — per 2026-10-15 |
| Saldo minimum (rata-rata bulanan) | Rp1.000.000 — per 2026-10-15 |
| Biaya admin bulanan | Rp30.000 (tanpa kartu/Paspor Blue; Gold Rp35.000, Platinum Rp40.000) — per 2026-10-15 |
| Penalti saldo di bawah minimum | Rp25.000 — per 2026-10-15 |
| Buku cek/BG 25 lembar | Rp275.000 (termasuk bea meterai) — per 2026-10-15 |
| Penutupan rekening | Rp25.000 — per 2026-10-15 |
| Telepon | Halo BCA 1500888 |
| Resmi | Situs · Instagram |
Diverifikasi 2026-10-15 dari sumber resmi; biaya bisa berubah, cek RIPLAY terbaru sebelum membuka rekening.
Biaya Admin Bulanan dan Biaya Lain
Biaya admin Giro Rupiah bergantung pada kartu yang kamu ambil. Halaman BCA (perubahan terakhir 8 Mei 2026) mencantumkan Rp30.000 per bulan tanpa kartu atau dengan Paspor Blue, Rp35.000 dengan Paspor Gold, dan Rp40.000 dengan Paspor Platinum. Kartu Paspor hanya diberikan kepada pemegang giro perorangan.

Sebagai pembanding, Tahapan BCA dengan kartu Mastercard dikenai Rp15.000 sampai Rp20.000 per bulan. Dalam setahun, simulasi sederhana 12 × Rp30.000 berarti Rp360.000 untuk giro tanpa kartu, dan 12 × Rp40.000 menjadi Rp480.000 untuk Paspor Platinum.
Biaya itu jarang tertutup jasa giro. Sebagai contoh simulasi, kami memakai tarif 0,50% dan asumsi BCA (1 bulan = 30 hari, 1 tahun = 365 hari). Saldo rata-rata Rp10.000.000 menghasilkan sekitar Rp4.110 kotor sebulan.
Setelah PPh 20% sesuai ketentuan di halaman BCA, hasil simulasi itu tinggal sekitar Rp3.288. Angka tersebut jauh di bawah admin Rp30.000, jadi rekening giro BCA sebaiknya dipandang sebagai alat transaksi, bukan tempat dana berkembang.
Rekening giro BCA juga punya biaya di luar admin. Menurut halaman Giro BCA per 15 Oktober 2026, tolakan cek atau BG karena dana tidak cukup dikenai Rp125.000, sedangkan tolakan karena alasan lain Rp100.000.
Halaman yang sama mencantumkan biaya Surat Instruksi Rp25.000 dan penutupan rekening Giro Rupiah Rp25.000. Pembuatan atau penggantian kartu Paspor dikenai Rp20.000 menurut tabel biaya BCA.
Denda tolakan versi BCA sebesar Rp125.000 itu lebih mahal dari empat bulan biaya admin termurah. Karena itu, pastikan dana cukup sebelum tanggal efektif setiap BG yang kamu terbitkan.
Setelah Aktif: Buku Cek dan BG
Buku cek dan BG tidak otomatis datang bersama rekening. Menurut BCA, buku berisi 25 lembar dipesan di cabang tempat rekening dibuka dengan biaya Rp275.000, sudah termasuk bea meterai.
Prosedur pemesanan dan pemakaian cek dibahas di panduan buku cek BCA. Cara menulis tanggal efektif, nominal, dan pencairan BG ada di artikel bilyet giro BCA.
Selain lembaran kertas, Giro BCA bisa diakses lewat myBCA, m-BCA, KlikBCA Bisnis, dan aplikasi haloBCA, menurut RIPLAY Giro BCA yang berlaku per 11 November 2025. Untuk Giro Rupiah ada fasilitas Auto Transfer yang memindahkan dana dari rekening lain secara otomatis saat saldo giro kurang.
Sebelum datang ke cabang, minta dulu RIPLAY terbaru ke petugas atau Halo BCA 1500888. Angka di atas bisa berubah, dan versi tercetak itulah yang mengikat saat kamu menandatangani formulir.
Sekali.id
Kastakilat.id










