Kalau kamu baru mendengar nama Stockbit minggu ini, kemungkinan besar karena kabar berikut. Kamis, 15 Oktober 2026, Kontan melaporkan nilai transaksi Stockbit Rp237,11 triliun sepanjang kuartal III 2026. Laporan yang sama mengutip data OJK: per September 2026, IHSG terkoreksi 29,79% sejak awal tahun.
Stockbit sendiri adalah aplikasi saham milik PT Stockbit Sekuritas Digital, broker resmi anggota Bursa Efek Indonesia.
Head of Corporate Communication Stockbit, William, menyebut pelemahan IHSG sebagai salah satu faktor yang membuat transaksi naik turun. Nilai bersih transaksi pada periode yang sama tercatat Rp4,44 triliun, juga menurut laporan Kontan tersebut.
Siapa di Balik Stockbit
Menurut halaman About Us di situs resmi Stockbit, perusahaannya berdiri tahun 1990 dengan nama PT Mahakarya Artha Sekuritas. Izin OJK-nya bernomor KEP-132/PM/1992.
Pada Desember 2021, sekuritas lama itu diakuisisi dan berganti nama menjadi PT Stockbit Sekuritas Digital. Di bagian bawah situsnya, Stockbit mencantumkan status anggota BEI, terdaftar di KSEI dan KPEI, serta terdaftar di LAPS SJK untuk penyelesaian sengketa.
Status itu penting untuk pemula. Artinya, transaksi kamu berjalan lewat perusahaan efek berizin, bukan aplikasi investasi bodong.
Fitur Stockbit yang Berguna untuk Pemula
Stockbit memosisikan diri sebagai aplikasi social investing: diskusi, analisis, dan transaksi saham dalam satu aplikasi. Empat fitur ini yang paling terasa manfaatnya bagi orang yang baru mulai.
1. Virtual Trading Rp100 Juta
Situs resmi Stockbit menyediakan latihan dengan uang virtual senilai Rp100 juta. Bagi pemula, inilah fitur yang paling berguna karena kamu bisa salah strategi tanpa kehilangan uang sungguhan.
2. Diskusi Komunitas
Pengguna bisa saling berbagi analisis per kode saham. Ini sumber ide yang cepat, tetapi tetap opini orang lain, bukan rekomendasi resmi.
3. Screener dan Data Finansial
Ada screener untuk menyaring saham, charting, data laporan keuangan, dan pita deviasi standar PE (PE band) untuk melihat valuasi relatif sebuah saham.

Gambar promosi di atas memakai data contoh lama, tetapi cukup menunjukkan isi layar: grafik harga, volume, dan arus dana asing dalam satu tampilan.
4. Aplikasi Desktop
Selain versi ponsel, tersedia aplikasi desktop untuk macOS 12 ke atas dan Windows 10 ke atas, sesuai keterangan di laman utama Stockbit.
Berapa Biaya Transaksi di Stockbit
Laman stockbit.com (dicek 16 Oktober 2026) mencantumkan biaya normal fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%. Angka itu sudah mencakup biaya broker, levy BEI-KPEI-KSEI 0,043%, PPN biaya broker, dan PPh final 0,1% untuk transaksi jual.
Pendaftarannya juga tanpa minimum deposit. Jadi, modal awal praktis ditentukan harga 1 lot saham yang kamu beli.

Contoh simulasi dari tarif di atas: beli saham Rp10 juta kena fee Rp15.000. Jika dijual di harga yang sama, fee jualnya Rp25.000, sehingga total biaya dalam simulasi ini Rp40.000 atau 0,4% dari modal.
Konsekuensinya sederhana. Pada contoh hitungan tadi, harga saham harus naik lebih dari 0,4% hanya untuk balik modal, jadi sering beli-jual dalam jumlah kecil cepat menggerus hasil.
Cara Daftar Stockbit dari Nol
Panduan resmi di blog Stockbit Snips (28 Juli 2026) menyebut pembukaan rekening sepenuhnya daring. Urutannya seperti ini:
- Unduh aplikasi Stockbit di Play Store atau App Store, lalu buat akun dengan email dan nomor ponsel aktif.
- Isi data diri dan profil risiko.
- Unggah KTP, foto selfie dengan KTP, tanda tangan, dan data rekening bank atas nama sendiri. NPWP diunggah bila diminta.
- Pilih bank untuk Rekening Dana Nasabah (RDN).
- Tunggu verifikasi, umumnya 1–3 hari kerja menurut panduan tersebut.
Setelah RDN aktif, isi saldo lalu beli minimal 1 lot. Satuan perdagangan di BEI adalah 100 lembar per lot, sehingga saham seharga Rp1.500 butuh Rp150.000 per lot. Langkah lanjutannya kami bahas di panduan cara mulai investasi saham dari modal kecil.
Risiko yang Tetap Perlu Kamu Hitung
Aplikasi yang mudah tidak membuat saham jadi aman. Kondisi 2026 jadi contoh nyata: dengan IHSG turun hampir 30% sampai September, banyak portofolio pemula ikut merah.
Saham juga tidak masuk penjaminan LPS seperti simpanan bank. Untuk dana darurat atau uang yang dipakai dalam setahun, deposito masih lebih cocok; perbandingannya ada di ulasan deposito vs saham untuk pemula.
Pakai saja uang yang siap kamu diamkan bertahun-tahun, dan mulai dari virtual trading sebelum menaruh uang sungguhan. Istilah dasar seperti indeks dan lot bisa kamu pelajari dulu di artikel apa itu IHSG.
Referensi Artikel:
Sekali.id
Kastakilat.id





