Deposito Rp300 juta di BRI menghasilkan bunga bersih sekitar Rp600.000 per bulan untuk tenor 1, 3, dan 6 bulan (bunga 3,00% per tahun), dan sekitar Rp500.000 per bulan untuk tenor 12 bulan ke atas (2,50%). Angka ini dihitung dari suku bunga di situs resmi BRI (pembaruan terakhir 4 Agustus 2026, dicek 20 Oktober 2026) dan sudah dipotong pajak 20%.
Di BNI dan Bank Mandiri, deposito Rp300 juta menghasilkan sekitar Rp450.000–Rp550.000 per bulan, tergantung tenor. Dalam setahun, bunga bersih di ketiga bank berkisar Rp5,4 juta hingga Rp7,2 juta.
Banyak orang mencari investasi yang aman sekaligus stabil. Oleh karena itu, deposito tetap menjadi pilihan populer di Indonesia. Produk ini mudah dipahami, dijamin oleh LPS selama memenuhi syarat, dan menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.
Di bawah ini dibahas pengertian bunga deposito, faktor yang memengaruhinya, daftar bunga terbaru, cara menghitung, serta simulasi Rp300 juta di tiga bank besar.
Apa Itu Suku Bunga Deposito?

Bank menawarkan deposito sebagai simpanan berjangka dengan tingkat bunga tertentu. Nasabah hanya dapat mencairkan dana setelah jatuh tempo, kecuali jika setuju menerima penalti.
Suku bunga deposito merupakan imbalan yang diberikan bank kepada nasabah atas simpanan dana. Biasanya, bunga deposito sedikit lebih rendah dari BI Rate. Namun, tingkat bunga deposito tetap lebih tinggi dibanding bunga tabungan biasa.
Dengan demikian, banyak orang menjadikan deposito sebagai instrumen investasi aman untuk menumbuhkan dana.
Faktor yang Memengaruhi Bunga Deposito
Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi besar kecilnya bunga deposito.
- Inflasi
Ketika inflasi meningkat, nilai uang menurun. Akibatnya, bank cenderung menaikkan bunga deposito agar simpanan tetap menarik dan imbal hasil riilnya tidak tergerus. - BI Rate
BI Rate berfungsi sebagai acuan perbankan. Saat BI Rate naik, bank biasanya ikut menaikkan bunga deposito, walau tidak selalu langsung dan tidak selalu dengan besaran yang sama. Sebaliknya, jika BI Rate turun, bunga deposito pun cenderung ikut turun. - Pertumbuhan Ekonomi
Ketika ekonomi tumbuh pesat, permintaan kredit meningkat. Karena itu, bank menaikkan bunga deposito untuk menarik lebih banyak dana. Sebaliknya, saat ekonomi melemah, bunga deposito dapat diturunkan untuk mendorong konsumsi. - Tingkat Bunga Penjaminan LPS
Bank umumnya menjaga bunga deposito tidak melebihi tingkat bunga penjaminan (TBP) LPS, karena simpanan dengan bunga di atas TBP tidak dijamin. Per 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027, TBP simpanan rupiah di bank umum adalah 3,75%.
Selain faktor di atas, nominal simpanan dan tenor juga ikut berperan. Sebagian bank memberi bunga berbeda per tier nominal atau per tenor, tetapi tenor yang lebih panjang tidak selalu berbunga lebih tinggi. Contohnya BRI saat ini: tenor 1–6 bulan justru 3,00%, sedangkan 12 bulan ke atas 2,50%.
Baca Juga: Deposito 200 Juta Dapat Bunga Berapa? Cek Simulasinya
Daftar Bunga Deposito Bank Terbaru (Oktober 2026)
Setiap bank memiliki kebijakan berbeda terkait bunga deposito. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya membandingkan sebelum memutuskan.
Berikut daftar bunga deposito rupiah dari tiga bank besar untuk nominal yang mencakup Rp300 juta. Perhatikan tanggal datanya karena tiap bank memperbarui halamannya pada waktu yang berbeda.
1. Deposito Bank BRI (per 4 Agustus 2026)
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Semua nominal | 3,00% | 3,00% | 3,00% | 2,50% | 2,50% |
Sumber: halaman suku bunga resmi bri.co.id, pembaruan terakhir 4 Agustus 2026 (dicek 20 Oktober 2026). BRI juga menyediakan tenor 36 bulan dengan bunga 2,50%.
2. Deposito Bank Mandiri (per 15 Juli 2025)
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| ≥ Rp100 Juta s.d. < Rp1 M | 2,25% | 2,25% | 2,50% | 2,50% | 2,50% |
Sumber: halaman suku bunga dana bankmandiri.co.id. Saat dicek 20 Oktober 2026, halaman itu masih bertuliskan “terakhir diperbarui 15 Jul 2025”.
3. Deposito Bank BNI (data 6 Oktober 2026)
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Deposito rupiah | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 2,50% | 2,50% |
Sumber: Metro TV News (terbit 7 Oktober 2026, data per 6 Oktober 2026). Halaman suku bunga resmi BNI tidak bisa dibuka saat pengecekan 20 Oktober 2026, jadi pastikan lagi ke BNI sebelum membuka deposito.
Dengan tabel di atas, Anda bisa membandingkan bunga dari tiap bank. Selanjutnya, pilihlah tenor yang sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Cara Hitung Bunga Deposito 20 Juta, Begini Rumusnya
Cara Menghitung Bunga Deposito
Menghitung bunga deposito sebenarnya sederhana. Agar lebih mudah, ikuti langkah-langkah berikut.
- Tentukan Nominal
Pada contoh ini, dana yang didepositokan adalah Rp300 juta. - Cari Tahu Suku Bunga Bank
Misalnya, Bank BRI memberikan bunga 3,00% per tahun untuk tenor 1 bulan. - Hitung Pajak
Bunga deposito dikenai PPh final 20% dari jumlah bruto (PMK 212/PMK.03/2018, pelaksanaan PP 131/2000). Oleh karena itu, bunga bersih akan lebih kecil dari bunga kotor. Bunga tidak dipotong pajak hanya bila jumlah deposito dan tabungan tidak melebihi Rp7,5 juta, jadi pengecualian ini tidak berlaku untuk Rp300 juta. - Gunakan Rumus
Rumus umum bunga deposito adalah: Bunga = Nominal × (Suku Bunga ÷ 100) × (Tenor dalam bulan ÷ 12). Setelah menghitung bunga kotor, kurangi 20% untuk mendapatkan bunga bersih.
Contoh: Rp300.000.000 × 3,00% × 1/12 = Rp750.000 bunga kotor. Pajak 20% = Rp150.000. Bunga bersih = Rp600.000 untuk tenor 1 bulan di BRI.
Bank umumnya menghitung bunga berdasarkan jumlah hari sebenarnya dalam periode deposito, jadi angka di bilyet atau aplikasi bisa sedikit berbeda dari simulasi berbasis bulan ini.
Simulasi Bunga Deposito Rp300 Juta
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut simulasi bunga deposito Rp300 juta di tiga bank besar dengan suku bunga di atas.
BRI
| Tenor | Bunga per Tahun | Bunga Kotor | Pajak 20% | Bunga Bersih |
|---|---|---|---|---|
| 1 Bulan | 3,00% | Rp750.000 | Rp150.000 | Rp600.000 |
| 3 Bulan | 3,00% | Rp2.250.000 | Rp450.000 | Rp1.800.000 |
| 6 Bulan | 3,00% | Rp4.500.000 | Rp900.000 | Rp3.600.000 |
| 12 Bulan | 2,50% | Rp7.500.000 | Rp1.500.000 | Rp6.000.000 |
| 24 Bulan | 2,50% | Rp15.000.000 | Rp3.000.000 | Rp12.000.000 |
Mandiri
| Tenor | Bunga per Tahun | Bunga Kotor | Pajak 20% | Bunga Bersih |
|---|---|---|---|---|
| 1 Bulan | 2,25% | Rp562.500 | Rp112.500 | Rp450.000 |
| 3 Bulan | 2,25% | Rp1.687.500 | Rp337.500 | Rp1.350.000 |
| 6 Bulan | 2,50% | Rp3.750.000 | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| 12 Bulan | 2,50% | Rp7.500.000 | Rp1.500.000 | Rp6.000.000 |
| 24 Bulan | 2,50% | Rp15.000.000 | Rp3.000.000 | Rp12.000.000 |
BNI
| Tenor | Bunga per Tahun | Bunga Kotor | Pajak 20% | Bunga Bersih |
|---|---|---|---|---|
| 1 Bulan | 2,25% | Rp562.500 | Rp112.500 | Rp450.000 |
| 3 Bulan | 2,50% | Rp1.875.000 | Rp375.000 | Rp1.500.000 |
| 6 Bulan | 2,75% | Rp4.125.000 | Rp825.000 | Rp3.300.000 |
| 12 Bulan | 2,50% | Rp7.500.000 | Rp1.500.000 | Rp6.000.000 |
| 24 Bulan | 2,50% | Rp15.000.000 | Rp3.000.000 | Rp12.000.000 |
Dari simulasi di atas, terlihat bahwa bunga bersih deposito Rp300 juta bisa berbeda-beda tergantung bank dan tenor. Oleh karena itu, perbandingan menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan.
Deposito 300 Juta Dapat Bunga Berapa per Bulan?
Bila yang dicari adalah penghasilan bulanan, bagi bunga bersih dengan jumlah bulan tenornya:
- BRI: Rp600.000 per bulan (tenor 1–6 bulan, 3,00%) atau Rp500.000 per bulan (tenor 12–24 bulan, 2,50%).
- BNI: Rp450.000 per bulan (1 bulan), Rp500.000 (3, 12, dan 24 bulan), atau Rp550.000 (6 bulan, 2,75%).
- Mandiri: Rp450.000 per bulan (1 dan 3 bulan) atau Rp500.000 per bulan (6–24 bulan).
Deposito tenor 1 bulan yang diperpanjang otomatis (ARO) memberi bunga setiap bulan. Hasilnya bisa naik atau turun bila bank mengubah suku bunganya saat perpanjangan. Simulasi untuk nominal lain bisa dilihat di bunga deposito 1 miliar per tenor dan halaman bunga deposito hari ini.
Keuntungan Menyimpan Dana di Deposito
Menyimpan dana dalam deposito memberikan sejumlah keuntungan.
- Bunga lebih tinggi dibanding tabungan.
- Dijamin LPS hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, selama bunganya tidak melebihi TBP LPS (3,75% untuk bank umum, periode 1 Oktober 2026–31 Januari 2027) dan simpanan tercatat di pembukuan bank.
- Pendapatan pasif yang stabil tanpa repot mengelola investasi.
Selain itu, deposito cocok untuk investor konservatif. Dengan demikian, Anda bisa menjaga dana tetap aman sambil memperoleh keuntungan rutin.
Menempatkan Rp300 juta dalam deposito di BRI, BNI, atau Mandiri bisa menghasilkan bunga bersih sekitar Rp5,4 juta hingga Rp7,2 juta per tahun. Angka Rp7,2 juta didapat bila tenor 1–6 bulan BRI terus diperpanjang dengan bunga yang tidak berubah, sedangkan Rp5,4 juta berasal dari tenor 1 bulan berbunga 2,25% di Mandiri atau BNI. Jumlah tersebut sangat bergantung pada bank serta tenor yang Anda pilih.
Dengan kata lain, deposito tetap menjadi instrumen investasi yang menarik bagi siapa pun yang menginginkan keamanan sekaligus stabilitas.
Oleh karena itu, bandingkan bunga antarbank sebelum Anda memutuskan. Pada akhirnya, langkah sederhana ini akan membantu Anda memaksimalkan keuntungan sekaligus menjaga dana tetap aman.
Referensi Artikel
- BRI — Suku Bunga BRI (pembaruan terakhir 4 Agustus 2026, diakses 20 Oktober 2026)
- Bank Mandiri — Suku Bunga Dana (terakhir diperbarui 15 Juli 2025, diakses 20 Oktober 2026)
- Metro TV News — Cek Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri Oktober 2026 (terbit 7 Oktober 2026)
- LPS — PENG-7/DSPB/2026 Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan (30 September 2026)
- DJP — PMK 212/PMK.03/2018
Sekali.id
Kastakilat.id











