Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id
No Result
View All Result
Deposito.co.id
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id
No Result
View All Result
Deposito.co.id
No Result
View All Result

Beranda » Deposito Emas Pegadaian Tembus Rp2,4 T, Apakah Momentum?

Deposito Emas Pegadaian Tembus Rp2,4 T, Apakah Momentum?

Iqbal Fajri by Iqbal Fajri
27/11/2025
in Berita
Reading Time: 4 mins read
A A
deposito emas seperti apa

Sumber Media Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

PT Pegadaian mencatatkan pencapaian signifikan dalam bisnis deposito emas dengan nilai mencapai Rp 2,45 triliun atau setara 1,4 ton per Agustus 2025. Capaian ini menandai pertumbuhan stabil sebesar 2 persen secara bulanan dan menempatkan deposito emas sebagai salah satu produk unggulan di segmen bullion Pegadaian.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyatakan target perusahaan untuk mencapai Rp 3 triliun hingga akhir tahun terlihat realistis mengingat tren permintaan emas yang terus meningkat. Proyeksi ini didukung oleh lonjakan minat masyarakat terhadap instrumen safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pertumbuhan deposito emas Pegadaian mencerminkan shifting investor Indonesia menuju aset defensif berkualitas tinggi, dengan digitalisasi menjadi katalis utama aksesibilitas produk investasi emas.

Highlights

• Deposito emas Pegadaian mencapai Rp 2,45 triliun (1,4 ton) per Agustus 2025, tumbuh 2% month-to-month

• Target akhir tahun diproyeksikan Rp 3 triliun, mendekati target volume 1,5 ton

• Peluncuran aplikasi Tring! menargetkan 4 juta nasabah hingga akhir 2025

• Harga emas Antam mencapai all-time high Rp 2,3 juta per gram pada Oktober 2025

Momentum Emas: Safe Haven di Era Volatilitas

Lonjakan deposito emas Pegadaian tidak terjadi dalam vakum. Produk ini diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 sebagai bagian dari ekosistem bank emas Indonesia. Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak peluncuran melalui aplikasi Pegadaian Digital pada Januari, volume deposito telah mencapai 300 kilogram atau senilai hampir Rp 500 miliar.

Pertumbuhan eksponensial ini didorong oleh beberapa faktor fundamental. Ketegangan geopolitik global, terutama konflik berkepanjangan dan ketidakpastian perang dagang antara Amerika Serikat dan China, mendorong investor mencari aset safe haven. Emas, dengan karakteristiknya sebagai penyimpan nilai yang tahan inflasi dan memiliki likuiditas tinggi, menjadi pilihan utama.

Baca Juga:  Dana Pemerintah Rp653 Triliun Mengendap di Bank: Investigasi Menkeu Bongkar Paradoks Fiskal Indonesia

Data pasar mendukung narasi ini. Harga emas Antam mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada awal Oktober 2025, menembus level Rp 2,3 juta per gram dari sekitar Rp 1,5 juta per gram di awal tahun. Kenaikan hampir 50 persen dalam sepuluh bulan ini menjadi magnet bagi investor ritel maupun institusi.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Keuntungan Deposito Emas vs Deposito Biasa, Mana Lebih Besar?

Deposito vs Tabungan Emas: Strategi Berbeda untuk Kebutuhan Berbeda

Pegadaian menawarkan dua produk utama berbasis emas dengan karakteristik berbeda. Tabungan Emas dirancang untuk fleksibilitas maksimal, memungkinkan nasabah membeli emas mulai dari pecahan kecil dan mencairkannya kapan saja tanpa tenor minimum. Produk ini cocok untuk investor yang memprioritaskan likuiditas dan pendekatan investasi bertahap.

Deposito Emas, di sisi lain, menawarkan proposisi nilai berbeda. Dengan minimal saldo 5 gram dan tenor tertentu, nasabah mendapatkan imbal hasil berupa tambahan gram emas setelah jatuh tempo. Skema ini mengkombinasikan apresiasi harga emas dengan yield tambahan, menjadikannya alternatif menarik untuk deposito rupiah konvensional terutama ketika harga emas sedang tren naik.

Perbedaan mendasar ini menciptakan segmentasi pasar yang jelas. Tabungan Emas mencatat lonjakan dramatis sepanjang April 2025, dengan nilai transaksi melonjat empat kali lipat dari rata-rata Rp 380 miliar menjadi Rp 1,5 triliun per bulan. Pegadaian bahkan memproyeksikan peningkatan hingga sepuluh kali lipat, menunjukkan akselerasi adopsi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Digitalisasi: Kunci Demokratisasi Investasi Emas

Peluncuran aplikasi Tring! pada 8 Oktober 2025 menandai fase baru strategi digital Pegadaian. Aplikasi ini dirancang sebagai super app yang mengintegrasikan seluruh ekosistem emas, mulai dari tabungan emas, cicilan emas, gadai emas, deposito emas, hingga konversi emas fisik melalui outlet dan ATM emas.

Baca Juga:  Keuntungan Deposito Emas vs Deposito Biasa, Mana Lebih Besar?

Damar menegaskan bahwa Tring! adalah satu-satunya aplikasi yang paling cocok untuk berinteraksi dengan emas, dengan fitur seamless yang menghubungkan seluruh layanan. Target ambisius 4 juta nasabah hingga akhir 2025 mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap potensi pasar emas digital Indonesia.

Infrastruktur pendukung juga diperkuat. Pegadaian berencana menyediakan 15 hingga 20 unit ATM emas yang tersebar di mal, cabang BRI, dan cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. ATM ini akan menyediakan emas fisik dalam berbagai denominasi, dari 1 gram hingga 25 gram, menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan konversi aset digital ke bentuk fisik.

Sistem 1:1 yang diterapkan Pegadaian menjadi jaminan kepercayaan. Setiap gram emas yang ditransaksikan nasabah, baik melalui tabungan maupun cicilan emas, benar-benar tersedia secara fisik di Pegadaian. Transparansi ini krusial dalam membangun kepercayaan, terutama di era dimana skandal emas palsu sesekali mencuat.

Konteks Pasar: Transaksi Emas Diproyeksikan Tumbuh 37%

Pertumbuhan deposito emas merupakan bagian dari ekspansi bisnis emas Pegadaian yang lebih luas. Transaksi emas secara keseluruhan, mencakup gadai dan cicil emas, telah membukukan kenaikan 27 persen hingga Oktober 2025. Dengan proyeksi pertumbuhan stabil 2-4 persen per bulan, Pegadaian menargetkan pertumbuhan total 37 persen hingga akhir tahun.

Target ini ambisius namun terukur. Pasar emas Indonesia masih memiliki ruang ekspansi signifikan. Tingkat literasi keuangan yang meningkat, terutama di kalangan generasi muda, menjadi faktor pendorong. Kemudahan akses melalui platform digital menurunkan barrier to entry, memungkinkan investor pemula dengan modal kecil untuk mulai berinvestasi emas.

Pegadaian juga mendapat dukungan regulasi yang kuat. Sebagai lembaga jasa keuangan pertama yang mengantongi izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan pada 23 Desember 2024, Pegadaian memiliki keunggulan first-mover dalam ekosistem bank emas Indonesia. Izin ini mencakup tidak hanya deposito emas, tetapi juga pinjaman modal kerja berbasis emas dan jasa titipan emas korporasi.

Baca Juga:  Apakah Tanggal 10 November 2025 Libur Nasional? Ini Penjelasannya

Baca Juga: Lebih Cuan Mana, Investasi Emas atau Deposito? Ternyata Begini Hasilnya

Risiko dan Outlook

Meskipun prospek terlihat cerah, investor perlu mempertimbangkan beberapa risiko. Harga emas yang telah mencapai all-time high rentan terhadap koreksi jangka pendek. Normalisasi kondisi geopolitik atau penguatan dolar AS dapat menekan harga emas dalam mata uang lokal. Investor dengan horizon investasi pendek perlu mengkalkulasi timing entry dengan cermat.

ADVERTISEMENT

Dari sisi produk, deposito emas memiliki tenor tertentu yang mengurangi likuiditas dibanding tabungan emas. Nasabah yang membutuhkan akses dana mendesak perlu mempertimbangkan struktur produk ini. Namun, bagi investor dengan tujuan jangka menengah hingga panjang, kombinasi apresiasi harga dan yield tambahan menawarkan risk-adjusted return yang menarik.

Untuk sisa 2025, beberapa faktor akan menentukan trajektori deposito emas Pegadaian. Adopsi aplikasi Tring! dan efektivitas kampanye edukasi akan menjadi krusial. Kompetisi dari institusi keuangan lain yang mulai merambah segmen bullion juga perlu diantisipasi. Namun, dengan infrastruktur yang telah mapan dan brand equity yang kuat, Pegadaian berada dalam posisi strategis untuk mempertahankan leadership di pasar emas ritel Indonesia.

Baca Juga: Strategi Investasi Sesuai Usia: 20an, 30an, 40an, 50an


Catatan untuk Investor:

Deposito emas bukan rekomendasi investasi. Setiap investor harus melakukan riset independen dan mempertimbangkan profil risiko individual sebelum membuat keputusan investasi. Konsultasi dengan advisor keuangan bersertifikat sangat disarankan untuk strategi investasi yang comprehensive.

Sumber Data: Kompas.com, CNBC Indonesia, Antara News, Kontan, per 8 Oktober 2025

Add as a preferred source on Google
Tags: deposito emas
ADVERTISEMENT
Previous Post

Return Deposito 3% vs Obligasi 7% vs Saham 15%: Mana yang Optimal untuk Dana Pensiun?

Next Post

Perbandingan Keuntungan Obligasi Sukuk dan Deposito untuk Dana Pensiun di Atas 50 Tahun

Iqbal Fajri

Iqbal Fajri

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.

Artikel Terkait

Grafik candlestick saham yang menurun di layar
Berita

IHSG Oktober 2026 Turun, Dampaknya bagi Penabung

10/10/2026
polemik deposito dana kas daerah jabar
Berita

Kontroversi Rp4,1 Triliun Jabar: Kapan Dana Kas Daerah Boleh Ditempatkan di Deposito?

29/10/2025
penarikan saldo di atm
Berita

Dinamika Deposito Valas: Bank Himbara Tawarkan Bunga 4%, Bank Swasta Tunggu Pasar

29/10/2025
KPR Rumah
Berita

Perbedaan dan Syarat KPR Rumah Subsidi vs Komersil

30/10/2025
logo logo hut ri ke 80
Berita

Koleksi Gambar HUT RI ke-80 HD – Download Gratis Tanpa Watermark

30/10/2025
antrian KJP
Berita

Cara Ambil Antrian KJP Pasar Jaya 2025 Tanpa Antre

14/11/2025
Balap Karung Mini
Berita

5 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak yang Seru dan Anti Monoton

30/10/2025
Rangkaian agenda wajib saat HUT RI ke 80 tahun 2025.
Berita

Rangkaian Agenda Wajib saat HUT RI ke-80 Tahun 2025

30/10/2025
Ilustrasi jalan tol
Berita

Tarif Tol Diskon 20% Awal Juni 2025, Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi?

09/09/2026
Next Post
Deposito untuk pensiun usia 50+

Perbandingan Keuntungan Obligasi Sukuk dan Deposito untuk Dana Pensiun di Atas 50 Tahun

Mata uang asing deposito

Pembukaan Deposito Dapat Berupa Valas Multi Currency: Bisa 7 Mata Uang Asing

Trending🔥

  • Buku Cek BCA 1

    Buku Cek BCA: Cara Buat, Biaya & Prosedur Pengajuan Lengkap

    1100 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Uang Misterius Masuk Rekening? Begini Cara Melihat Pengirimnya

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Template Surat Resign Kerja yang Benar Free Download Word

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Pengertian Deposito untuk Pemula: Definisi, Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
ADVERTISEMENT
Deposito.co.id

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.

Tautan

  • Bunga Deposito Hari Ini: Bunga per Tenor di 12 Bank Besar
  • Careers
  • Deposito
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Kalkulator Deposito Semua Bank
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Keuangan
  • Investasi
  • Deposito
  • Perbankan
  • Kalkulator Deposito
  • Network
    • Sekali.id
    • Kastakilat.id
    • Jakartabuilding.id

© 2026 Deposito.co.id. All Rights Reserved.