Bayangkan deposito Rp100 juta milikmu jatuh tempo hari Senin, tetapi kamu baru membuka aplikasi bank hari Rabu. Uangnya ada di mana?
Jawabannya tergantung satu kotak yang kamu centang saat membuka rekening: ARO, ARO Plus, atau Non-ARO. Panduan deposito ARO dan non ARO ini membandingkan ketiganya memakai istilah resmi BCA, Mandiri, BRI, dan BNI yang dicek pada 9–13 Oktober 2026. Selisih hasilnya kami hitung untuk Rp100 juta.
Apa Itu Deposito ARO dan Apa yang Terjadi Saat Jatuh Tempo
ARO adalah singkatan Automatic Roll Over, yaitu perpanjangan otomatis. Saat tenor habis, bank langsung membuka periode baru dengan jangka waktu yang sama tanpa kamu datang atau menekan tombol apa pun.
Yang sering terlewat adalah suku bunganya. Halaman BCA e-Deposito menulis bahwa dana yang tidak dicairkan diperpanjang dengan jangka waktu sama dan suku bunga yang berlaku saat itu, bukan bunga lama.
Non-ARO kebalikannya. Deposito berhenti di tanggal jatuh tempo, dan di BCA pokoknya dikirim ke rekening yang kamu daftarkan. Di Mandiri, Non-ARO dari Livin’ cair otomatis ke rekening sumber, sedangkan yang dibuka di cabang dicairkan sendiri di kantor cabang.
Jadi pada contoh hari Rabu tadi, deposito ARO sudah berjalan dua hari di periode baru. Deposito Non-ARO sudah berhenti sejak Senin, jadi uangnya tidak lagi berbunga deposito, entah sudah masuk tabungan atau masih menunggu dicairkan di cabang.

Kalau kamu baru mengenal istilah tenor, bilyet, dan pajak bunga, mulai dulu dari panduan deposito untuk pemula agar perbandingan di bawah lebih mudah diikuti.
ARO, ARO Plus, dan Non-ARO: Beda Cara Bunga Diperlakukan
Ketiganya sama-sama deposito biasa. Bedanya hanya dua: apakah pokok diputar lagi, dan ke mana bunga pergi setiap kali dibayar.
Tabel Perbandingan Ketiganya
Isi tabel mengikuti definisi di halaman Deposito Berjangka BCA yang dicek 9 Oktober 2026, karena BCA paling rinci memisahkan tiga jenis ini. Kolom penalti juga dari halaman yang sama.
| Aspek | ARO | ARO Plus | Non-ARO |
|---|---|---|---|
| Pokok saat jatuh tempo | Diperpanjang otomatis | Diperpanjang otomatis | Dikirim ke rekening |
| Bunga | Ditransfer tiap bulan ke rekening | Menambah pokok di setiap perpanjangan | Dikirim ke rekening, deposito selesai |
| Efek ke saldo deposito | Tetap sama | Bertambah tiap putaran | Menjadi nol |
| Penalti cair sebelum jatuh tempo (BCA) | Bunga bulan berjalan tidak dibayar | Bunga satu jangka waktu berjalan tidak dibayar | Bunga satu jangka waktu berjalan tidak dibayar |
Satu catatan untuk nasabah BCA. Deskripsi produk menyebut bunga Non-ARO ditransfer tiap bulan, sedangkan tabel pengkreditan di halaman yang sama menyebut bunga Non-ARO dikreditkan saat jatuh tempo. Tanyakan ke petugas saat membuka rekening agar jadwalnya jelas.
Istilah di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
Nama “ARO Plus” tidak dipakai semua bank. Mandiri menyebutnya pilihan “menginvestasikan kembali bunga ke pokok deposito”, sedangkan BNI menyebut bunga “menambah pokok simpanan”.
Ringkasan produk BRI yang kami buka menyebut Automatic Roll Over, tetapi tidak merinci ke mana bunga dibayarkan saat perpanjangan.
Info resmi: istilah perpanjangan deposito di 4 bank
| BCA Deposito Berjangka & e-Deposito | ARO, ARO Plus, dan Non ARO; e-Deposito hanya ARO dan ARO Plus. Setoran minimum e-Deposito Rp1.000.000. Sumber: bca.co.id (Deposito Berjangka dan e-Deposito). |
| Mandiri Deposito Rupiah | ARO; bunga bisa diinvestasikan kembali ke pokok atau ditransfer ke tabungan/giro Mandiri. Batal ARO di Livin’ paling lambat H-2. Sumber: bankmandiri.co.id. |
| BRI Deposito Rupiah | Automatic Roll Over; bisa dicairkan sebagian tanpa ganti nomor rekening. Tenor 1, 3, 6, 12, 24, atau 36 bulan. Sumber: bri.co.id, telepon 1500017. |
| BNI Deposito | ARO atau Non ARO; bunga ke tabungan/giro atau menambah pokok. Sumber: bni.co.id dan RIPLAY BNI Deposito. |
Diverifikasi 9–13 Oktober 2026 dari situs resmi tiap bank; ketentuan bisa berubah, cek ulang di aplikasi atau kantor cabang sebelum membuka deposito.
Mandiri punya aturan hari libur yang jarang dibahas. Menurut halaman Mandiri Deposito Rupiah, deposito ARO yang jatuh tempo di hari libur tetap memakai tanggal pembukaan, sedangkan Non-ARO bergeser ke hari kerja berikutnya.
Simulasi Rp100 Juta: Bunga Ikut Diputar atau Ditarik
Simulasi ini memakai bunga BCA tenor 12 bulan untuk nominal di bawah Rp2 miliar, yaitu 3,00% per tahun yang berlaku efektif 1 April 2026. Pajak dihitung 20% sesuai PP 131/2000, dengan asumsi BCA 1 bulan 30 hari dan 1 tahun 365 hari.
Satu putaran 12 bulan menghasilkan bunga kotor Rp2.958.904. Setelah dipotong pajak Rp591.781, bunga bersihnya Rp2.367.123, atau sekitar Rp197.260 per bulan bila memilih ARO yang membayar bunga bulanan.
| Putaran (12 bulan) | ARO: bunga bersih | ARO: total pokok + bunga terkumpul | ARO Plus: bunga bersih | ARO Plus: pokok baru |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp2.367.123 | Rp102.367.123 | Rp2.367.123 | Rp102.367.123 |
| 2 | Rp2.367.123 | Rp104.734.246 | Rp2.423.156 | Rp104.790.279 |
| 3 | Rp2.367.123 | Rp107.101.369 | Rp2.480.515 | Rp107.270.794 |
Setelah tiga tahun dalam simulasi ini, ARO Plus unggul Rp169.425 dibanding ARO. Selisihnya datang dari bunga yang ikut berbunga, dan makin besar bila putarannya makin banyak pada suku bunga yang sama. Di BCA, tenor 1 dan 3 bulan memakai bunga lebih rendah (2,75%), jadi tenor pendek belum tentu lebih menguntungkan.
Angka ini simulasi dengan bunga tetap 3,00% dan asumsi 30/365, sehingga hasil hitungan sistem bank bisa sedikit berbeda. Non-ARO berhenti di Rp102.367.123 setelah putaran pertama. Angka itu bukan kerugian; uangnya hanya tidak lagi berbunga deposito sampai kamu menempatkannya kembali.

Grafik di atas juga memuat skenario contoh ketika bunga turun ke 2,50% pada putaran kedua dan ketiga. Dalam simulasi itu, total bunga bersih ARO menyusut menjadi Rp6.312.329 dan ARO Plus menjadi Rp6.445.549.
Ingin mencoba nominal dan tenor lain? Masukkan angkamu sendiri di kalkulator deposito, lalu bandingkan hasilnya dengan tabel di atas.
Kapan ARO Justru Merugikan
Perpanjangan otomatis terasa praktis, tetapi ada tiga situasi ketika kepraktisan itu dibayar mahal. Ketiganya bisa dicegah dengan satu kebiasaan: membuka rincian deposito beberapa hari sebelum jatuh tempo.
Bunga Baru Lebih Rendah dari Bunga Lama
Bunga promo atau bunga khusus belum tentu berlaku lagi saat deposito diperpanjang. BCA, misalnya, memberi bunga khusus 3,50% untuk tenor 12 bulan jenis ARO+ dengan penempatan minimal Rp2 miliar, efektif 15 April 2026. Perpanjangan berikutnya tetap mengikuti tabel bunga yang berlaku saat itu.
Arahnya bisa naik atau turun. Mandiri sendiri menulis di halaman produknya bahwa perubahan suku bunga akan memengaruhi nominal bunga yang diterima nasabah, jadi angka di bilyet lama bukan patokan untuk periode berikutnya.
Uang Dibutuhkan Persis Setelah Jatuh Tempo
Lupa membatalkan ARO berarti dana kembali terikat satu tenor lagi, dan mencairkannya sebelum jatuh tempo kena penalti. Mencairkannya lebih awal di BCA membuat bunga satu jangka waktu berjalan hangus untuk ARO Plus, sedangkan ARO hanya kehilangan bunga bulan berjalan.
Bunga Perpanjangan Melewati Batas LPS
Untuk periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027, LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan bank umum 3,75% dan BPR 6,25%. Simpanan berbunga di atas angka itu tidak masuk penjaminan, jadi cek ulang bunga setiap kali deposito diperpanjang, terutama bila bunga yang ditawarkan mendekati atau melebihi angka itu.
Cara Memilih Sesuai Tujuan Dana
Tidak ada jenis yang paling untung untuk semua orang. Pilihannya bergantung pada apakah bunga itu ingin kamu belanjakan, kamu tumpuk, atau kamu ambil bersama pokoknya.
Coba jawab dua pertanyaan ini sebelum mencentang kotak. Kapan uang ini benar-benar akan dipakai, dan apakah bunganya kamu butuhkan sebagai uang belanja?
- ARO bisa dipertimbangkan bila bunga bulanan akan dipakai sebagai tambahan pemasukan, misalnya dana belanja rutin.
- ARO Plus bisa dipertimbangkan untuk dana yang belum akan disentuh beberapa tahun, seperti dana pendidikan anak.
- Non-ARO bisa dipertimbangkan bila tanggal pemakaiannya sudah jelas, misalnya uang muka rumah atau biaya pernikahan bulan depan.
Ada juga keberatan yang wajar: “Kalau ARO Plus lebih besar, kenapa tidak semua memilih itu?” Jawabannya likuiditas. Bunga ARO Plus baru bisa dinikmati saat deposito dicairkan, dan pencairan dini di BCA menghanguskan bunga satu periode.
Mengubah atau Menonaktifkan Pilihan ARO
Pilihan perpanjangan tidak permanen. Di Mandiri, deposito yang dibuka lewat Livin’ bisa dibatalkan ARO-nya secara online paling lambat H-2 sebelum jatuh tempo, menurut halaman produknya yang dicek 10 Oktober 2026.
Di BCA e-Deposito, permintaan pencairan pada tanggal jatuh tempo tidak bisa dibatalkan, tetapi bisa diubah menjadi pencairan segera. Langkah per bank dan aplikasinya sudah kami bahas di panduan cara membatalkan ARO deposito.
Bagaimana dengan mengganti ARO menjadi ARO Plus di tengah periode? Halaman produk keempat bank tidak menjelaskannya, jadi cara yang jelas aturannya adalah menunggu jatuh tempo, mencairkan, lalu membuka deposito baru dengan pilihan yang kamu mau.
Untuk BRI dan BNI, halaman produk yang kami buka tidak menjelaskan kanal pembatalan ARO secara rinci. Pakai aplikasi atau kantor cabang tempat deposito dibuka, dan simpan bukti perubahan instruksinya.
Pasang pengingat paling tidak tiga hari sebelum tanggal jatuh tempo di kalender ponselmu, karena di Mandiri pembatalan ARO lewat Livin’ paling lambat H-2. Kebiasaan kecil itu memberi waktu untuk memutuskan: putar lagi, tambah pokok, atau cairkan.
Referensi Artikel:
- LPS — Tingkat Bunga Penjaminan 1 Oktober 2026–31 Januari 2027
- BPK — PP 131/2000 tentang PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan
- BCA — Deposito Berjangka, dicek 9 Oktober 2026
- Bank Mandiri — Mandiri Deposito Rupiah, dicek 10 Oktober 2026
- BRI — Deposito Rupiah, dicek 13 Oktober 2026
- BNI — BNI Deposito, dicek 10 Oktober 2026
Sekali.id
Kastakilat.id










