Minimal deposito di bank besar sekarang bisa serendah Rp1 juta, asal dibuka lewat aplikasi.
Di kantor cabang, angkanya naik ke Rp5 juta sampai Rp10 juta, tergantung banknya. Data ini dicek langsung di halaman resmi tiap bank pada 10 Oktober 2026.
Pertanyaan “deposito 1 juta bisa nggak?” sering muncul dari orang yang baru mulai menabung.
Jawabannya bisa, tapi pilihannya bergantung pada kanal pembukaan. Berikut tabel lintas bank, alasan selisihnya, dan catatan penjaminan LPS yang sering terlewat.
Jawaban Singkat: Mulai Rp1 Juta Lewat Aplikasi
Per 10 Oktober 2026, dua bank besar menerima deposito Rp1 juta lewat kanal digital: BCA e-Deposito di myBCA dan Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. BRI membuka deposito lewat internet banking mulai Rp5 juta, sedangkan BNI mencantumkan setoran awal Rp5 juta.
Bank digital bisa lebih rendah lagi. Superbank, misalnya, mencantumkan penempatan mulai Rp500.000 di halaman produknya pada 10 Oktober 2026.
Jadi, minimal deposito di bank bukan satu angka tetap. Angkanya ditentukan oleh tiga hal: banknya, kanal pembukaannya, dan jenis produknya.
Tabel Setoran Minimum Deposito per Bank
Angka di tabel ini khusus deposito Rupiah perorangan, dicek di halaman resmi bank pada 10 Oktober 2026. Tenor ditulis sesuai pilihan yang dicantumkan masing-masing bank.
| Bank | Setoran minimum di cabang | Setoran minimum online | Pilihan tenor |
|---|---|---|---|
| BCA | Rp8.000.000 (Deposito Berjangka) | Rp1.000.000 (e-Deposito, myBCA) | 1, 3, 6, 12 bulan |
| Mandiri | Rp10.000.000 (cabang dan Kopra) | Rp1.000.000 (Livin’ by Mandiri) | 1, 3, 6, 12, 24 bulan |
| BRI | Rp10.000.000 (unit kerja BRI) | Rp5.000.000 (internet banking, paling banyak Rp100.000.000) | 1, 3, 6, 12, 24, 36 bulan |
| BNI | Rp5.000.000 (setoran awal, kanal tidak dibedakan) | Tidak disebut terpisah di halaman produk | 1, 3, 6, 12, 24 bulan |
| blu by BCA Digital | Tidak ada cabang | Rp1.000.000 (tier terendah bluDeposit) | 1–12 bulan |
| Superbank | Tidak ada cabang | Rp500.000 | 7 hari–12 bulan |
Bank Jago dan SeaBank juga mencantumkan deposito mulai Rp1 juta di halaman produknya per 10 Oktober 2026. Detail tenor dan bunganya dibuka langsung di aplikasi masing-masing.
Cabang vs Aplikasi atau Online

Di bank yang membedakan kanal, setoran lewat digital selalu lebih kecil. Di BCA, selisih cabang dan aplikasi Rp7 juta, sedangkan di Mandiri Rp9 juta.
Halaman Deposito Berjangka BCA menulis Rp8 juta, sementara e-Deposito cukup Rp1 juta.
BRI sedikit berbeda. Halaman Deposito via BRImo tidak menyebut nominal minimum per 10 Oktober 2026, jadi cek angkanya di aplikasi sebelum transfer.
Rincian khusus BRI sudah dibahas di artikel minimal setoran awal deposito BRI.
Mengapa Lewat Aplikasi Bisa Lebih Kecil
Deposito di cabang melibatkan petugas, formulir, dan bilyet fisik. Deposito di aplikasi diproses otomatis dari rekening tabungan, dan Mandiri menerbitkan e-Bilyet untuk kanal digital.
Ada harga yang dibayar untuk kemudahan itu. BCA e-Deposito tidak bisa dibuka sebagai rekening gabungan (joint account), sedangkan Mandiri hanya melayani bunga dibayar di muka lewat cabang.
Satu hal yang sama: BCA, Mandiri, dan BRI mensyaratkan rekening tabungan atau giro di bank itu sebagai sumber dana. Jadi deposito Rp1 juta tetap butuh rekening sumber dana yang aktif.
Tapi apakah deposito Rp1 juta di aplikasi kalah bunga dari deposito cabang? Di BCA tidak. Bunga e-Deposito untuk saldo di bawah Rp10 juta sama dengan Deposito Berjangka di cabang BCA: 2,75% untuk 1 dan 3 bulan, 3,00% untuk 6 dan 12 bulan, berlaku sejak 1 April 2026.
Pilihan tenor juga bisa berbeda. BRI menawarkan sampai 36 bulan, Mandiri dan BNI sampai 24 bulan, sedangkan BCA berhenti di 12 bulan.
Bank Digital, BPR, dan Batas LPS
Setoran kecil sering dibarengi bunga tinggi. Di titik ini kamu perlu membuka satu angka lagi: tingkat bunga penjaminan LPS.
Untuk 1 Oktober 2026–31 Januari 2027, angkanya 3,75% untuk bank umum dan 6,25% untuk BPR.
Simpanan dengan bunga di atas angka itu tidak layak dibayar LPS bila banknya ditutup. Superbank mencantumkan bunga 7,50% untuk tenor 1–12 bulan per 10 Oktober 2026, jauh di atas 3,75%.
Bagian ini yang sering membuat orang keliru. Minimal setorannya memang rendah, tapi risikonya berpindah ke kamu.
Cek tabel lengkapnya di halaman deposito Superbank sebelum menaruh dana.
Contoh yang lebih tenang ada di blu by BCA Digital. Per 10 Oktober 2026, tier Rp1 juta sampai di bawah Rp10 juta berbunga 3,75%, pas di batas penjaminan.
Mulai Rp10 juta, bunganya naik ke 4,00% dan sudah melewati batas itu.

Untuk BPR, setoran minimum ditentukan masing-masing bank dan tidak seragam. Baca ringkasan informasi produknya (RIPLAY) sebelum membuka rekening.
Dana di Bawah Rp10 Juta
Punya Rp5 juta? Pilihan paling masuk akal biasanya deposito online di bank tempat rekening tabunganmu sudah ada.
Kamu tidak perlu antre, dan dananya tetap di bank yang sudah dikenal.
Alurnya mirip di banyak aplikasi. Di BRImo, misalnya, halaman resmi BRI menjabarkan empat langkah berikut:
- Masuk ke BRImo, lalu pilih menu Investasi.
- Pilih Deposito, kemudian Buka Rekening Deposito.
- Centang syarat dan ketentuan produk.
- Isi penempatan awal, jangka waktu, dan jenis perpanjangan.
Sebelum menekan tombol konfirmasi, pastikan saldo tabungan sisa cukup untuk kebutuhan harian. Dana yang sudah masuk deposito tidak bisa ditarik bebas sampai jatuh tempo.
Misalnya Rp5 juta ditaruh di BCA e-Deposito tenor 12 bulan dengan bunga 3,00% per tahun (tarif efektif 1 April 2026). Dengan pendekatan bunga × tenor/12, bunga setahun sekitar Rp150.000.
Bunga itu bisa utuh tanpa potongan pajak. Menurut PP 131/2000, pajak tidak dipotong bila total deposito dan tabunganmu di bank itu tidak melebihi Rp7,5 juta dan bukan hasil memecah simpanan.
Bunga Rp150.000 setahun memang kecil. Deposito kecil lebih cocok untuk melatih disiplin dan memisahkan dana dari uang belanja, bukan mengejar hasil.
Mau menghitung skenario lain? Pakai kalkulator deposito dengan nominal dan tenormu sendiri. Bila kamu menimbang produk syariah, bandingkan juga minimal deposito konvensional dan syariah.
Cek Hal Ini Selain Setoran Minimum
Setoran minimum hanya pintu masuk. Tiga hal berikut lebih menentukan hasil akhirmu.
Tenor dan Perpanjangan Otomatis
Deposito yang tidak dicairkan saat jatuh tempo umumnya diperpanjang otomatis (automatic roll over). Di Livin’ by Mandiri, pembatalan ARO paling lambat H-2 sebelum jatuh tempo.
Deposito Mandiri tanpa ARO yang dibuka lewat Livin’ akan cair otomatis ke rekening sumber pada tanggal jatuh tempo. Yang dibuka di cabang harus dicairkan sendiri di kantor cabang.
Penalti Cair Lebih Awal
BCA e-Deposito tidak membayar bunga berjalan bila dicairkan sebelum jatuh tempo. Jadi pilih tenor yang selesai sebelum uangnya kamu butuhkan.
Pajak 20% dan Batas Rp7,5 Juta
Di atas batas Rp7,5 juta, bunga deposito dipotong pajak final 20% sesuai PP 131/2000. Simpanan Rp10 juta berbunga 3,00% setahun menghasilkan sekitar Rp300.000 kotor, atau Rp240.000 bersih.
Memecah Rp10 juta menjadi dua deposito Rp5 juta di bank yang sama tidak menghapus pajak. Aturannya menghitung jumlah simpanan, dan simpanan yang dipecah-pecah tetap dikenai potongan.
Kesimpulan
Buka aplikasi bank tempat tabunganmu berada, lalu cek menu deposito: di BCA dan Mandiri, Rp1 juta sudah cukup per 10 Oktober 2026. Tinjau ulang pilihanmu saat LPS mengumumkan bunga penjaminan baru sesudah 31 Januari 2027.
Referensi Artikel:
- LPS — Tingkat Bunga Penjaminan 1 Oktober 2026–31 Januari 2027
- BPK — PP 131/2000 tentang PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan
- Bank Mandiri — Mandiri Deposito Rupiah, dicek 10 Oktober 2026
- BCA — e-Deposito, dicek 10 Oktober 2026
- BRI — Deposito Rupiah, dicek 10 Oktober 2026
- BNI — BNI Deposito, dicek 10 Oktober 2026
Sekali.id
Kastakilat.id









