Kenapa deposito berbunga 7,5% di aplikasi hanya menghasilkan setara 6% saat jatuh tempo (contoh hitungan kami)?
Bukan salah hitung bank. Selisih itu hampir selalu pajak, dan aturannya sama persis untuk bank digital maupun bank dengan kantor cabang.
Di bawah ini kami bedah pajak deposito SeaBank, Krom, dan Superbank memakai dokumen resmi masing-masing bank yang dibaca pada 13 Oktober 2026: berapa yang dipotong, kapan, dan di mana jejak potongannya bisa kamu temukan.
Apakah Bunga Deposito Bank Digital Kena Pajak?
Ya. PMK 212/PMK.03/2018 mendefinisikan deposito sebagai deposito dengan nama dan bentuk apa pun yang ditempatkan pada bank. Status “bank digital” tidak mengubah apa pun, karena SeaBank, Krom, dan Superbank semuanya bank umum berizin OJK.
Ketiga bank juga menuliskannya sendiri. RIPLAY Deposito SeaBank mencantumkan “pajak bunga sebesar 20%”, FAQ Krom menyebut pajak 20% dari perolehan bunga deposito, dan RIPLAY Superbank menulis pajak bunga 20%.
Tarif PPh Final 20% dan Batas yang Tidak Dipotong
Dasarnya PP 131 Tahun 2000: bunga deposito dipotong PPh final sebesar 20% dari bunga bruto. Bank memotongnya otomatis sebelum bunga masuk ke rekeningmu, jadi kamu tidak perlu menyetor apa pun ke kantor pajak.
Untuk nasabah perorangan, ada dua pengecualian penting. Menurut PP 131/2000 dan PMK 212/PMK.03/2018, bunga tidak dipotong bila jumlah deposito dan tabunganmu tidak melebihi Rp7.500.000 dan bukan hasil memecah saldo. Bila seluruh penghasilanmu setahun tidak melebihi PTKP, pajak yang sudah dipotong bisa diminta kembali.
Rincian lengkapnya, termasuk syarat dan dokumen pengecualian, sudah kami bahas di artikel pajak bunga deposito 20 persen.
Satu detail menarik muncul di RIPLAY Superbank: pajak dikenakan bila total dana simpanan pada satu CIF (nomor nasabah) melebihi Rp7.500.000. Artinya, saldo Tabungan Utama dan semua deposito di Superbank dijumlahkan, bukan dihitung per bilyet.
RIPLAY dan halaman deposito SeaBank serta FAQ Krom yang kami baca tidak menyebut batas Rp7,5 juta itu. Minimal penempatan SeaBank Rp1 juta dan Superbank Rp500.000, jadi bila saldomu kecil dan bunganya tetap terpotong, tanyakan langsung ke layanan nasabah bank tersebut.
Hitung Bersih: Contoh Rp50 Juta di Tiga Bank Digital
Simulasi berikut memakai tenor 12 bulan dan rumus yang tertulis di dokumen resmi ketiga bank: pokok × bunga × jumlah hari ÷ 365, lalu pajak 20% dari hasilnya. Rumus ini kami uji dulu ke contoh resmi bank sebelum dipakai.
| Bank (tenor 12 bulan) | Bunga p.a. | Bunga bruto | PPh 20% | Bunga bersih |
|---|---|---|---|---|
| SeaBank | 6,00% | Rp3.000.000 | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
| Krom Flex | 7,50% | Rp3.750.000 | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Krom Max | 8,00% | Rp4.000.000 | Rp800.000 | Rp3.200.000 |
| Superbank | 7,50% | Rp3.750.000 | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
SeaBank
Halaman deposito SeaBank menawarkan bunga hingga 6% p.a. dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. RIPLAY-nya (dicetak 14 Agustus 2025) merinci 4,50% untuk 1 bulan, 5,00% untuk 3 bulan, 5,75% untuk 6 bulan, dan 6,00% untuk 12 bulan.
Contoh resmi SeaBank untuk Rp100 juta selama 12 bulan: bunga Rp6.000.000, pajak Rp1.200.000, bersih Rp4.800.000. Untuk Rp50 juta hasilnya separuhnya: pajak deposito SeaBank Rp600.000 setahun, dan bunga bersihnya Rp2.400.000 (rata-rata Rp200.000 per bulan, dibayarkan sekaligus saat jatuh tempo).
Krom Bank
Krom punya dua jenis deposito. Menurut pengumuman Krom 23 April 2026 yang berlaku sejak 1 Mei 2026, bunga 12 bulan Krom Flex 7,50% dan Krom Max 8,00%.
FAQ Krom memberi contoh Rp10 juta, 12 bulan, 8%: bunga Rp800.000, pajak Rp160.000, bersih Rp640.000. Dikalikan lima untuk Rp50 juta, Krom Max menghasilkan Rp3.200.000 bersih, sedangkan Krom Flex Rp3.000.000.
Superbank
Tabel di situs Superbank (13 Oktober 2026) mencantumkan 7,50% untuk tenor 1–12 bulan pada pokok Rp500.000 sampai Rp1 miliar. Menurut tabel yang sama, pokok di atas Rp1 miliar mendapat 6,50%.
Contoh di RIPLAY Superbank: Rp10 juta selama 31 hari pada 7,5% menghasilkan bunga bruto Rp63.699, pajak Rp12.740, dan bersih Rp50.959. Rumus yang sama memberi Rp3.000.000 bersih untuk Rp50 juta selama 12 bulan.

Grafik di atas menunjukkan pajak memakan seperlima bunga di semua bank, sehingga urutan hasil bersih sama dengan urutan bunga yang diiklankan. Untuk mencoba nominal lain, pakai rumus yang sama atau bandingkan tabel di ulasan bunga deposito bank digital.
Perhatikan juga risikonya: semua suku bunga di tabel lebih tinggi daripada tingkat bunga penjaminan LPS untuk bank umum, 3,75% untuk periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027. Menurut ketentuan LPS, simpanan dengan bunga di atas angka itu tidak termasuk penjaminan LPS dan tidak layak dibayar bila banknya dilikuidasi.
Kenapa Bunga yang Masuk Lebih Kecil dari Iklan
Angka di spanduk aplikasi adalah bunga bruto per tahun. Kalkulator di situs Superbank bahkan menamai hasilnya “Estimasi Bunga Sebelum Pajak”. Selain pajak, ada beberapa penyebab lain yang sering membuat nasabah kaget:
- Bunga dihitung per hari. SeaBank dan Superbank memakai jumlah hari aktual dibagi 365 (SeaBank memakai 366 di tahun kabisat), jadi deposito 1 bulan yang melewati Februari menghasilkan lebih sedikit daripada yang melewati Januari.
- Pencairan sebelum jatuh tempo. Bunga Krom Max hangus bila dicairkan lebih awal, Krom Flex turun ke bunga Tabungan Utama, dan Superbank tidak membayar bunga berjalan.
- Tingkatan nominal. Di Superbank, pokok di atas Rp1 miliar hanya mendapat 6,50%, bukan 7,50%.
- Perpanjangan otomatis. Krom menerapkan suku bunga yang berlaku saat deposito ARO diperpanjang, yang bisa lebih kecil daripada bunga waktu pertama kali dibuka.
Cara cek cepat: kalikan bunga bruto di aplikasi dengan 0,8. Bila hasilnya sama dengan yang masuk (selisih pembulatan beberapa rupiah wajar), potongannya kemungkinan besar murni pajak. Bila selisihnya lebih besar, atau saldomu di bawah batas Rp7,5 juta versi PP 131/2000 tetapi tetap terpotong, tanyakan rinciannya ke bank.
Mencari Bukti Potong Bunga Deposito
Jangan menunggu formulir bukti potong terpisah. Pasal 19 PER-11/PJ/2025 mengatur bahwa pemotongan pajak bunga deposito dibuktikan dengan dokumen yang dipersamakan dengan bukti potong, misalnya buku tabungan atau rekening koran, termasuk versi elektronik.

Dokumen itu paling sedikit memuat nama dan NPWP/NIK, nomor unik transaksi, dasar pengenaan pajak (bunga bruto), dan PPh yang dipotong. Untuk bank digital, dokumen terdekat adalah e-statement di aplikasi:
- SeaBank: buka aplikasi, ketuk menu “Saya” di kanan bawah, pilih “e-Statement”, lalu pilih periode dan unduh.
- Krom: FAQ Krom menyebut e-statement tersedia setiap bulan dalam bentuk PDF yang bisa diunduh dan dibagikan.
- Superbank: dokumen publiknya tidak menjelaskan letak rincian pajak. Tanyakan ke Super Care di 1500333 atau [email protected].
Halaman resmi SeaBank dan Krom tidak menjelaskan apakah baris pajak deposito tercetak terpisah di e-statement. Bila tidak ada, minta rekap bunga dan pajak setahun lewat layanan nasabah sebelum musim SPT, supaya tidak terburu-buru di bulan Maret.
Pajak Ini Perlu Dilaporkan di SPT?
Tidak ada pajak tambahan yang harus dibayar, tetapi tetap dilaporkan. Menurut lampiran PER-11/PJ/2025, bunga deposito masuk Lampiran 2 Bagian A SPT Tahunan dengan kode 28-404-01, sedangkan pokok depositonya dicatat di daftar harta dengan kode 0104.
Kolom dasar pengenaan pajak diisi bunga bruto setahun, dan kolom PPh diisi pajak yang dipotong bank. Karena final, PPh ini tidak boleh dijadikan kredit pajak. Urutan pengisiannya ada di panduan cara lapor deposito di SPT.
Punya deposito di dua atau tiga bank digital sekaligus? Isi Lampiran 2 Bagian A satu baris untuk setiap bank pemotong, lalu simpan unduhan e-statement-nya bersama dokumen SPT tahun ini.
Referensi Artikel:
- PP 131 Tahun 2000 tentang PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan (BPK RI)
- PMK 212/PMK.03/2018 tentang Pemotongan PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan (DJP)
- Peraturan Dirjen Pajak PER-11/PJ/2025 (DJP)
- RIPLAY Deposito Berjangka (SeaBank)
- Penyesuaian Suku Bunga Deposito Krom Flex dan Krom Max (Krom Bank)
- RIPLAY Deposito Berjangka Digital (Superbank)
Sekali.id
Kastakilat.id











