“Kalau BPR tempat saya menabung tutup, uangnya pasti diganti LPS, kan?” Jawabannya: diganti hanya jika simpananmu lolos syarat 3T, bukan otomatis.
Data LPS per 31 Agustus 2026 menunjukkan ada 315 rekening senilai Rp1,58 miliar yang dinyatakan tidak layak bayar dari 11 BPR/BPRS yang dicabut izinnya sepanjang 2026. Jumlahnya kecil, tapi bagi pemilik rekening itu artinya uang tidak kembali.
Arti Syarat 3T LPS
3T adalah singkatan tiga syarat agar simpanan dibayar LPS saat izin usaha bank dicabut: Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan (TBP), dan Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.
Ketiganya berlaku bersamaan, dan dasar hukumnya adalah UU LPS yang terakhir diubah lewat UU 4/2023 tentang P2SK. Lolos dua syarat saja tidak cukup.
Batas nominalnya tetap Rp2 miliar per nasabah per bank. Syarat 3T menentukan apakah simpanan di bawah batas itu benar-benar dibayar.
Tercatat di Pembukuan Bank
Menurut halaman resmi LPS, simpanan dianggap tercatat bila data rekening atau bilyet, nama nasabah, dan saldonya ada di pembukuan bank. Bukti aliran dana yang menunjukkan simpanan itu ada juga bisa dipakai.
Masalah biasanya muncul saat uang dititipkan ke oknum pegawai atau perantara di luar sistem bank. Bilyetnya mungkin terlihat resmi, tapi datanya tidak pernah masuk pembukuan.
Simpan bukti setoran dan pastikan deposito muncul di aplikasi atau rekening koran bank. Itu cara paling sederhana untuk membuktikan simpananmu tercatat.
Bunga Tidak Melebihi TBP
Syarat kedua inilah yang paling sering dilanggar tanpa sadar. Untuk periode 1 Oktober 2026–31 Januari 2027, TBP rupiah ditetapkan 3,75% di bank umum dan 6,25% di BPR.
Nasabah yang menerima bunga di atas angka itu dianggap diuntungkan secara tidak wajar. Akibatnya bukan hanya kelebihan bunganya yang hilang, melainkan seluruh simpanan tidak dijamin LPS.
Contohnya begini. Rp50 juta di BPR berbunga 7% menghasilkan tambahan bunga bersih sekitar Rp300 ribu setahun dibanding bunga 6,25%. Rp300 ribu itu dipertaruhkan dengan pokok Rp50 juta.
Dari Rp1,58 miliar simpanan tidak layak bayar sepanjang 2026, Rp0,51 miliar disebabkan bunga di atas TBP. Sisanya, Rp1,07 miliar, terkait penyebab bank tidak sehat.
Promo BPR dengan bunga mendekati batas memang menarik, seperti di daftar bunga deposito BPR tertinggi. Cek ulang angkanya setiap kali TBP berubah, karena deposito ARO bisa diperpanjang dengan bunga baru.
Tidak Merugikan Bank
Syarat ketiga menyasar nasabah yang ikut membuat bank tidak sehat. Menurut LPS, kriterianya adalah punya kewajiban kepada bank yang tergolong kredit macet, dan saldo utangnya lebih besar dari saldo simpanan.
Misalnya kamu punya deposito Rp50 juta sekaligus pinjaman macet Rp80 juta di bank yang sama. Saat bank ditutup, simpanan itu bisa dinyatakan tidak layak bayar.
Penabung yang tidak punya pinjaman di bank tersebut praktis aman dari syarat ini. Yang perlu waspada adalah pelaku usaha yang menyimpan dana dan meminjam di BPR yang sama.
Cara Mengecek Simpanan Memenuhi 3T
Mulai dari yang paling cepat: bandingkan bunga di bilyet atau aplikasi dengan TBP terbaru di situs LPS.
Lalu pastikan bank kamu terdaftar sebagai peserta penjaminan dan simpanan tercatat di mutasi rekening. LPS juga menyediakan Simulasi Kalkulator 3T di situsnya untuk mengecek status simpanan secara mandiri.
Hasil kalkulator itu hanya ilustrasi. LPS tetap memeriksa ulang berdasarkan data bank saat izin usaha dicabut.
Kalau ingin menghitung berapa bunga yang sebenarnya kamu terima, pakai kalkulator deposito dan bandingkan hasilnya dengan batas TBP.
Jika Klaim Dinyatakan Tidak Layak Bayar
LPS menuntaskan rekonsiliasi dan verifikasi paling lambat 90 hari kerja sejak izin bank dicabut. Status simpanan diumumkan di kantor bank dan di apps.lps.go.id.
Nasabah yang keberatan bisa mengajukannya ke LPS dengan bukti nyata dan jelas, paling lambat 180 hari kalender sejak pengumuman. Jalur lainnya adalah gugatan ke pengadilan.
Jika keberatan diterima, status simpanan diubah menjadi layak bayar. Prosedur pembayarannya sama dengan klaim biasa, seperti dijelaskan di ulasan prosedur klaim LPS.
Kesimpulan
Dari tiga syarat, bunga di atas TBP adalah yang paling mudah dicek dan paling sering terlewat. Sudahkah kamu membandingkan bunga semua depositomu dengan 3,75% untuk bank umum dan 6,25% untuk BPR?
Referensi Artikel:
Sekali.id
Kastakilat.id











